web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    DPD KNPI KBB Gelar Seminar Nasional Entrepreneur
    yanyan

    DPD KNPI KBB Gelar Seminar Nasional Entrepreneur

    • Sabtu, 9 September 2017 | 21:55:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung Barat – Sebanyak 1.400 pelajar mengikuti seminar nasional entrepreneur yang digelar DPD KNPI Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (9/9/2017). Seminar yang mengambil tema "Membangun Generasi Cerdas Berkualitas Berwawasan Kebangsaan dengan Karakter Milyader Muda” ini dihadiri oleh Sekda KBB Maman S Sunjaya, dan Tarainer dan Motivator termuda No 1 di Indonesia Syafii Efendi.

    Ketua DPD KNPI KBB Lili Supriatna mengatakan, seminar yang digelar ini bagian dari rangkaian peringatan Sumpah Pemuda. Dimulai dengan seminar kebangsaan dan nanti juga akan digelar dzikir kebangsaan yang pesertanya seluruh pemuda di Jawa Barat. “Ini adalah momentum peringatan rangkaian sumpah pemuda dimana kami ingin mengembangkan jiwa entrepreneur kepada para pelajar sejak muda,” tuturnya.

    Menurutnya berdasarkan UU Kepemudaan maka yang disebut pemuda adalah mereka yang berusia antara 16-30 tahun. Untuk itulah masa keemasan para pemuda adalah ketika mereka menjadi pelajar. Oleh sebab itu sangat penting untuk bisa menanamkan jiwa entrepreneur agar ketika dewasa mereka bisa menjadi pengusaha yang bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

    Sekda KBB Maman S Sunjaya menyebutkan potensi Bandung Barat sangat besar untuk melahirkan entrepreneur-entrepreneur muda. Bahkan sejak tahun 90’an banyak pemuda-pemuda asal Bandung Barat yang berkontribusi ke tingkat nasional dalam bidang olahraga. Seperti Robby Darwis, Roy Darwis, atau Yudi Guntara yang berhasil membawa Persib Juara.

    Hal itu ditunjang dengan indeks prestasi manusia (IPM) KBB yang berhasil melampaui angka Jawa Barat yakni sebesar 79,4. Itu mencirikan jika kualitas manusia di KBB terus berkembang pesat dan ditambah lagi dengan pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan membuat pertumbuhan ekonomi juga semakin pesat.

    “Entrepreneur itu senapas dengan visi KBB yakni CERMAT. Yakni untuk menghasilkan manusia yang cerdas, rasional, maju, agamis,  dan sehat,” ucapnya.

    Sedangkan menurut Syafii Efendi, kendala sulitnya tumbuh entrepreneur muda di Indonesia karena pola pikir, mental, dan mainset yang salah. Sejak dulu mainset pelajar kita selalu dijejali dengan ketika lulus sekolah harus bekerja, padahal seharusnya sudah lulus bekerja itu bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Itu dipastikan akan sangat membantu pemerintah mengingat saat ini berdasarkan data BPS tahun ini pengangguran di Indonesia mencapai 7,45 juta yang didominasi oleh golongan usia produktif lulusan SMA/SMK, D1, D3, hingga S1.  

    “Pemuda Indonesia bisa jadi entrepreneur, asalkan bekerja keras, jangan pacaran dulu, jauhi zina, Insya Allah rejeki akan datang. Pelajar ini harus bisa merubah Indonesia kedepan dengan mengedepankan kekuatan ekonomi dulu baru kekuatan politik,” tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Fenomena Equinox Membuat Suhu Udara Lebih Panas
    165 Desa di KBB Ditargetkan Bisa Miliki Website
    Aksi Solidaritas terhadap Rohingya Terus Meluas
     Wisatawan ke KBB Minim akibat Infrastruktur Buruk
    Fraksi Hanura Tolak Pembangunan Gedung DPRD KBB
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018