web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Sehari, Pemprov Kumpulkan Rp1,2 M untuk Rohingya
    net Aher menerima donasi dari warga untuk Rohingya

    Sehari, Pemprov Kumpulkan Rp1,2 M untuk Rohingya

    • Jumat, 8 September 2017 | 22:44:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jabar menggelar aksi solidaritas bertajuk Jabar Peduli di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (8/9/2017) siang.

    Dalam aksi kepedulian masyarakat Jabar erhadap krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar tersebut dilakukan penggalangan dana. Dan hanya dalam waktu sehari, uang yang terkumpul mencapai Rp1,2 miliar yang akan dimasukkan ke rekening Solidaritas Rohingya Bank BJB.

    "Dana sementara yang terkumpul dari berbagai pihak seperti masjid-masjid, berbagai lembaga termasuk FKUB, OPD, dan dinas-dinas di Provinsi Jabar serta dari infak, zakat, dan sedekah PNS Pemprov Jabar terkumpul Rp 1,2 miliar. Alhamdulillah," ujar Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Sate.

    Donasi kemanusiaan tersebut rencananya dibuka hingga 2 pekan ke depan dengan nomor rekening Solidaritas Rohingya Bank BJB 2345678910001. Donasi akan disalurkan langsung oleh Bank BJB. "Rp 1,2 miliar baru per hari ini. Mudah-mudahan lusa dan seterusnya bertambah terus. Mari kita tunjukkan kepedulian kepada teman-teman kita di Rohingya," ujar Aher.

    "Penyalurannya kita akan salurkan ke saluran yang resmi Pemerintah mempunyai aliansi, ormas-ormas aliansi, lembaga-lembaga donasi, di situ ada dompet duafa, ada PKPU, ada Daarut Tauhid, ada macem-macem di situ, ada Lazis NU, Lazis, Muhamayadiyah, ada Lazis PUI, dan lain sebagainya kan tergabung," sambung dia.

    Aksi Jabar Peduli Rohingnya sendiri dimulai dari Masjid Pusdai, Jalan Diponegoro. Di masjid tersebut, Aher memimpin salat Jumat, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Gedung Sate, yang jarak sekitar 500 meter.

    "Sebagai mana pemerintah pusat selalu menjadi pelopor keberpihakan antipenjajahan, kita di sini melanjutkan dengan cara aksi dengan melibatkan FKUB. Karena kita satu komitmennya. Kita ingin negara damai anti penjajahan," jelas Aher.

    Dalam orasinya, Aher membeberkan beberapa tuntutan dan harapan kepada Pemerintah serta militer Myanmar. Berikan kedamaian bagi bangsa Rohingya dan hentikan kekerasan untuk Rohingya," ungkapnya.

    Aher menegaskan, berikan hak hidup untuk etnis Rohingya serta mengakui kewarganegaraan mereka sebagai masyarakat Myanmar. Sebagai salah satu negara Muslim terbesar di dunia, Indonesia sudah seharusnya ikut ambil peran dalam penyelesaian krisis kemanusiaan yang menimpa etnis muslim Rohingya.

    "Yang menjadi tujuan terpenting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam konstitusi bahwa bangsa dunia bebas dari penjajahan. Ketika tujuan kita diagungkan, masih ada penjajahan di dunia makanya kita harus bertindak," jelasnya.

    Melalui Menteri Luar Negeri yang diutus langsung Presiden Joko Widodo, Indonesia sudah menunjukkan keberpihakan pada negara yang tengah mengalami kritis kemanusiaan.

    "Karena yang peduli urusan Rohingya sangat banyak. Makannya saya mendukung perjuangan Rohingya dan menghentikan kekerasan di sana. Presiden kita yang pertama utus Menlu. Ayo kita sampaikan pesan kita terhadap pemerintahan di sana. Hentikan militer Myanmar lakukan kekerasan," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Atas Banjir, Saluran Air Pasteur Mulai Dikerjakan
    Musim Hujan Diprediksi Baru Tiba di Bulan November
    BNNP Tegaskan tak Ada Peredaran Pil PCC di Jabar
    Jabar Pasar Potensial bagi Pengedar Narkotika
    BNNP Gagalkan Penyelundupan 230 Kg Ganja dari Aceh
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018