web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kekeringan Meluas Warga Sukabumi Diminta Hemat Air
    net

    Kekeringan Meluas Warga Sukabumi Diminta Hemat Air

    • Jumat, 8 September 2017 | 20:39:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Sukabumi – Di musim kemarau saat ini warga Kabupaten Sukabumi diimbau untuk menghemat air. Meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan turun bulan depan.

    Bupati Sukabumi Marwan Hamammi menyebutkan, dampak kekeringan di Kabupaten Sukabumi kini telah menyebabkan 16.681 Kepala keluarga (KK) atau 53.822 jiwa kesulitan memperoleh air bersih.

    “Sejak saat ini warga harus melakukan penghematan air, karena bisa saja musim kemarau ini masih panjang,” tuturnya, Jumat (8/9/2017).

    Sejauh ini warga Kabupaten Sukabumi yang tersebar di 55 desa di 22 kecamatan terpaksa memanfaatkan air sungai. Bahkan, sebagian warga terpaksa menggunakan air selokan untuk mandi, cuci, kakus (MCK).

    Sementara, untuk mendapatkan air bersih selama ini warga memperoleh pasokan dari Badan Penanggulangan Benxana Daerah (BPBD) dan PDAM Kabupaten Sukabumi.

    Selain berhemat air, Marwan pun memerintahkan agar para petani  tidak menanam padi. Walaupun sejauh ini hujan telah mengguyur sebagian wilayah,  tapi masih belum berdampak memenuhi pasokan tanaman.

    “Petani juga diminta jangan dulu menanam padi karena untuk tanaman padi pasokan air harus banyak,” tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tiap Tahun, Pemprov Jabar Perbaiki 20 Ribu Rumah
    27,77 Juta Orang Masih di Bawah Garis Kemiskinan
    BIJB Kertajati Jadi Pusat Angkutan Logistik
    Jabar Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor
    Kemenko PMK Kenalkan Sisnas Pemantauan Kekerasan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Advertisement On Google