web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    170 Ribu Lulusan SMP di Jabar Tak Masuk di SMA
    net

    170 Ribu Lulusan SMP di Jabar Tak Masuk di SMA

    • Jumat, 8 September 2017 | 19:17:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung Barat – Sebanyak 170 ribu lulusan SMP di Jawa Barat tidak tertampung di SMA/SMK. Itu dikarenakan keterbatasan ruang kelas yang ada.

    “Ada 170 ribu orang tidak tertampung di SMA/SMK. Jadi harus bisa dibangun minimal lima ribu ruang kelas baru di Jawa Barat ini,” tutur Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar usai berkunjung ke SMK Negeri Pertanian Pembangunan (SMKN PP) dan SMA Negeri 1 (SMAN 1) Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (7/9/2017).

    Deddy mengatakan kebutuhan ruang kelas itu sudah sangat mendesak. Apabila 5.000 ruang kelas baru ini bisa terealisasi akan bisa menampung hingga 150.000 siswa/siswi SMP.

    Selain upaya pembangunan RKB, Pemprov Jawa Barat juga akan mendorong pengembangan SMA Terbuka yang bisa menampung 100.000 peserta didik per tahunnya serta kerjasama dengan Pondok Pesantren. Nantinya yang SMA Terbuka hanya untuk orang yang berumur 18 tahun ke atas.

    Selain itu, juga memanfaatkan kerjasama dengan pesantren dengan diberi ruang kelas baru (ke pesantren) lalu mereka bisa buat SMA/SMK. “Jadi SMA/SMK berbasis pesantren karena saat ini pendidikan berbasis agama sangat penting,” tuturnya.

    Pada kunjungannya itu pria yang akrab disapa Demiz ini sempat meninjau program pendidikan yang dilakukan di SMKN PP Lembang. Di SMK ini para siswa diberikan pelajaran tidak hanya ilmu pengetahuan tentang pertanian, seperti budidaya produk namun juga pemasaran atau wirausahanya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Fenomena Equinox Membuat Suhu Udara Lebih Panas
    165 Desa di KBB Ditargetkan Bisa Miliki Website
    Aksi Solidaritas terhadap Rohingya Terus Meluas
     Wisatawan ke KBB Minim akibat Infrastruktur Buruk
    Fraksi Hanura Tolak Pembangunan Gedung DPRD KBB
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018