web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pendidikan Karakter Pembelajaran tanpa Henti
    kemenkopmk Deputi Kemenko PMK Agus Sartono

    Pendidikan Karakter Pembelajaran tanpa Henti

    • Jumat, 8 September 2017 | 02:39:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Agus Sartono mengungkapkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan proses pembelajaran tiada akhir bagi bangsa Indonesia, karena generasi akan terus berganti.

    Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana PPK ini membawa dampak besar dan positif setelah jadi kebiasaan yang membudaya dalam kehidupan sehari-hari.

    Hal tersebut diungkapkan Agus terkait ditandatanganinya Perpres Penguatan Pendidikan Karakter oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (6/9/2017).

    “PPK merupakan tanggung jawab seluruh anak bangsa. Pembentukan Karakter sejatinya merupakan inti dan tujuan pendidikan. Karakter harus ditanamkan, dibiasakan dan menjadi budaya. Oleh sebab itu harus dimulai sejak anak usia dini,” ujar Agus, dikutip laman resmi Kemenkopmk, Kamis (7/9/2017).

    Agus menyebutkan, karakter adalah batu pertama dari suatu bangunan bernama pendidikan. Berbicara masalah pendidikan, harus dimaknai mencakup pendidikan formal, non formal dan informal dan dalam PPK, aktor paling penting adalah guru baik di pendidikan formal, non formal maupun informal.

    Karena itu, pendidikan karkater harus diperkuat dan tentu bukan jadi tanggung jawab guru di sekolah saja tetapi juga keluarga. Pendidikan karakter bahkan harus mulai diberikan sejak laki-laki dan perempuan memutuskan untuk menikah yang biasanya terdapat dalam bimbingan pra-nikah. Bagi Agus, kita semua merupakan guru bagi lingkungan masing-masing. Orang tua juga punya peran penting bagi PPK karena harus memberikan keteladanan bagi putra-putrinya.

    “PPK ini merupakan bukti dari komitmen pemerintah yang khusus menyasar generasi muda bangsa. Peran kami di Kemenko PMK, terlebih Ibu Menko PMK (Puan Maharani) ditunjuk sebagai Leader Sector yang tugasnya memastikan bahwa PPK dapat berjalan dengan baik. Perpres PPK sangat tepat momentumnya guna memastikan generasi mendatang. Support para tokoh masyarakat menunjukan pentingnya Perpes PPK dimaksud,” papar Agus.

    Dia juga menyampaikan bahwa kini saatnya menatap ke depan agar PPK diimplementasikan dengan baik. Tidak perlu lagi membahas proses. “Mari kita sukseskan PPK demi masa depan generasi yang memiliki wawasan dan karakter kebangsaan kuat,” tandasnya.

    Namun, Agus tindak menampik bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di tengah masyarakat kita menghadapi tantangan berupa salah asuh orang tua karena sibuknya bekerja.

    “Mereka para orang tua biasanya menganggap kalau anaknya sudah disekolahkan berarti pendidikan karakter jadi urusan sekolah. Padahal tidak begitu, PPK ini adalah bagaimana membangun kebiasaan baik, berani jujur, dan seterusnya itu agar tertanam di hati anak dan membudaya," jelas .

    "Kita patut bangga sebagai Bangsa Indonesia, harusnya sudah mempersiapkan diri sejak dini karena beberapa tahun yang akan datang, Indonesia akan memasuki periode emas kependudukan,” pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Aher Usulkan Pembentukan Badan Otoritas Citarum
    Ini Besaran UMK Jabar 2018, Karawang Tertinggi
    Dana Desa Efektif Percepat Bangun Infrastruktur
    Soal Rekomendasi Golkar, Emil tak Ambil Pusing
    Deklarasi Demiz Cagub Jabar Tinggal Tunggu Waktu
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Advertisement On Google