web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Minimarket Menjamur di Karawang, DPRD Protes Keras
    net

    Minimarket Menjamur di Karawang, DPRD Protes Keras

    • Rabu, 6 September 2017 | 07:35:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Karawang – Pemkab Karawang dinilai tidak berpihak pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pasalnya saat ini keberadaan jaringan waralaba atau minimarket sudah merambah hingga ke desa-desa di Karawang.

    Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang Khoerudin mengatakan, sangat prihatin dengan kondisi tersebut sebab banyak pasar tradisional yang tutup.

    "Kami prihatin, pihak eksekutif terlalu gampang mengeluarkan izin pendirian minimarket," ucapnya, Selasa (5/9/2017).

    Sikap sikap longar Pemkab Karawang terhadap berdirinya minimarket sama saja dengan membiarkan pedagang kecil gulung tikar. Dampak jangka panjangnya, banyak warga Karawang yang akan kehilangan sumber penghasilannya.

    Dirinya mempertanyakan, fungsi Peraturan Daerah Nomor 20 Tahun 2016 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Pasalnya, pada kenyataannya Perda tersebut dilanggar sendiri oleh Pemkab. Padahal, untuk melahirkan Perda tersebut dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bahkan, butuh pemikiran dari pihak-pihak terkait, termasuk anggota DPRD.

    Lebih lanjut ditegaskan, syarat pendirian minimarket sudah jelas tertuang dalam Perda Nomor 20 Tahun 2016 tersebut. Di antaranya minimarket tidak boleh didirikan di sekitar pasar dan harus berada di jalan arteri. Kenyataan di lapangan, banyak minimarket didirikan di pasar dan di jalan-jalan desa. Ia tidak heran, jika banyak pedagang kecil yang akhirnya tergerus keberadaan toko modern.

    “Ini sama saja dengan Pemkab tidak mendidik rakyatnya untuk taat hukum. Buktinya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tidak berani menutup mini market yang melanggar aturan,” ujarnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wali Kota Nilai Pengusaha Angkutan Online Arogan
    PLN Area Cirebon Setiap Bulan Rugi Rp 1,1 Miliar
    Tenggak Eximer 12 Remaja Keracunan dan Dirawat
    5 SD di Sumedang Terkena Proyek Tol Cisumdawu
     Pelaku Pembunuhan Laki Sesama Jenis di Dibekuk
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google