web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    KPKBB Dirikan Posko Pengaduan SK CPNS Bodong
    net

    KPKBB Dirikan Posko Pengaduan SK CPNS Bodong

    • Rabu, 6 September 2017 | 07:31:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung Barat – Pendiri Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (KPKBB) juga mengapresiasi langkah Bupati Abubakar dalam pemberantasan korupsi. Bahkan untuk menuntaskan kasus penipuan SK CPNS bodong KPKBB akan mendirikan posko pengaduan bagi para korban penipuan tersebut.

    "Kami mendukung sikap Bupati Abubakar yang mendukung pemberantasan korupsi oleh KPK. Bahkan kami juga mendorong agar pelaku pemalsuan SK CPNS ditangkap," kata salah seorang pendiri yang juga sekretaris KPKBB Asep Ado Suhardi, Selasa (5/9/2017).

    Dia menilai, pemalsuan SK CPNS sebanyam 230 orang itu adalah kejahatan berat. Ini dikarenakan di SK itu ada tandatangan bupati, sehingga pelaku pemalsuan tandatangan bupati itu sudah selayaknya dilaporkan ke polisi.  Untuk itu dirinya mendorong penegak hukum untuk menangkap segera pelakunya untuk menghentikan polemik.

    Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membuat posko pengaduan korban penipuan CPNS di KBB bekerjasama dengan lembaga pegiat anti korupsi di Jawa Barat. Ini dikarenakan mereka yang menjadi korban ini telah  menyetorkan uang lebih dari Rp100 juta tapi justru malah dikasih SK CPNS palsu.

    "Kasus penipuan umroh oleh first travel yang korbannya hanya menyetor puluhan juta saja ada posko pengaduannya. Ini kam sudah jelas para korban SK CPNS bodong ini menyetor uang lebih dari Rp100 juta, jadi kami akan mendirikan posko pengaduan untuk menolong mereka," tandasnya.

    Terpisah DPRD KBB mendukung dan mengapresiasi pernyataan dari Bupati Bandung Barat Abubakar Abubakar yang mendukung upaya pemberantasan korupsi di KBB.  "DPRD sangat mengapresiasi dan mendukung upaya pemberantasan korupsi di KBB oleh KPK," kata Wakil Ketua DPRD KBB Samsul Ma'arif. 

    Menurutnya langkah ini sangat tepat karena selama ini semua pihak hanya bisa menduga-duga sehingga cenderung memunculkan fitnah. Oleh karenanya sangat penting bagi pelaku kejahatan ini untuk ditangkap sehingga bisa menghentikan opini yang berkembang dan cenderung menjadi liar. (*)

     

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemkab Gencar Sosialisasikan Safari KKBPK
    Intensif Ketua RT dan RW di KBB Dinaikkan
    Warga Tuntut Pengukuran Ulang Lahan KA Cepat
    Prajurit TNI Disiapkan Tumpas Separatis di Papua
    Demografi jadi Bisa Jadi Masalah di Indonesia
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Pilwalkot Bandung 2018