web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Yusril Bakal Jadi Saksi dalam Sidang Buni Yani
    net

    Yusril Bakal Jadi Saksi dalam Sidang Buni Yani

    • Rabu, 6 September 2017 | 03:07:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Ahli hukum tata negara yang juga mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yusril Ihza Mahendra bakal dihadirkan dalam sidang perkara pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Teknologi (ITE) dengan terdakwa Buni Yani di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jalan Seram, Selasa (12/9/2017) depan.

    Kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahardian mengatakan, Yusril dihadirkan sebagai saksi karena berkaitan dengan kebebasan berpendapat seseorang yang dijamin oleh undang-undang.

    "Harus dibedakan, mana hatespeech (ujaran kebencian), mana kebebasan berpendapat seseorang yang dijamin konstotusi negara," kata Aldwin seusai sidang, Selasa (5/9/2017).

    Menurut Aldwin, Yusril telah mengonfirmasi kesediaanya untuk hadir di persidangan sebagai saksi meringankan bagi terdakwa Buni Yani. Selain Yusril, tim penasihat hukum juga akan menghadirkan ahli sosiologi dan teknologi informasi (TI). "Insya Allah (Yusril dan duabsaksi ahli, bersedia hadir)," ujar dia.

    Aldwin mengemukakan, yang dilakukan Buni Yani adalah kebebasan berekspresi. "Gak boleh dijerat. Apalagi ini (kebebasan berpendapat) dijamin oleh Undang Undang Dasar yang derajatnya lebih tinggi dibanding UU ITE. Yang di-upload Pak Buni bukan konten ilegal. Prasyarat sesuatu bisa dijerat dijerat UU ITE jika memenuhi unsur itu konten ilegal. Apa itu? Satu, penghinaan, dua pornografi, dan tiga perjudian. Selama di luar itu, gak ada masalah," papar Aldwin. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Netty Ingin Perpustakaan di Jabar Lebih Kreatif
    BPN Siap Bebaskan Tanah Warga untuk Kereta Cepat
    Atas Banjir, Saluran Air Pasteur Mulai Dikerjakan
    Musim Hujan Diprediksi Baru Tiba di Bulan November
    BNNP Tegaskan tak Ada Peredaran Pil PCC di Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018