web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Polrestabes Limpahkan Laporan Korban First Travel
    net AKBP M Yoris Maulana

    Polrestabes Limpahkan Laporan Korban First Travel

    • Senin, 4 September 2017 | 22:12:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Satreskrim Polrestabes Bandung segera melimpahkan 132 berkas laporan korban penipuan biro perjalanan First Travel di Kota Bandung.

    "Berkas laporan yang masuk masih 132. Kami segera limpahkan laporan itu ke Mabes Polri pada Kamis (7/9/2017). Kami berangkat bersama perwakilan para korban," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana ditemui di Mako Satreskrim Polretabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (4/8/2018).

    Yoris mengemukakan, sebelum dilimpahkan ke Mabes Polri, penyidik akan mengumpulkan para korban pada Rabu (6/9/2017) nanti, untuk mengoordinasikan teknis pelimpahan. "Setelah itu pada Kamis (7/9/2017) atau Jumat (8/9/2017) kami berangkat ke Mabes Polri," ujar dia.

    Jika setelah pelimpahan tersebut ada korban yang melaporkan ke posko crisis center, Satreskrim Polrestabes Bandung tetap akan menerima. Namun laporan akan dilimpahkan ke Mabes Polri.

    "Kalau ada yang melapor (lagi) kami terima, tetapi nanti kami limpahkan ke Mabes. Sebab kasus ini telah disidik oleh penyidik Mabes Polri. Satu kasus dengan tersangka yang sama, tidak bisa dilakukan dua atau tiga penyidikan berbeda," tandas Yoris.

    Sementara, itu koordinator para korban Firrst Travel di Bandung Andrian Darmaji mengatakan, jumlah pelapor bakal bertambah. "Selasa besok, kami akan ke Polrestabes Bandung. Ada sekitar 60 korban yang akan melapor lagi," kata Andri saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

    Diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Bandung membuka posko crisis center untuk menindaklanjuti laporan para korban penipuan yang diduga oleh biro perjalanan First Travel milik tersangka Annisa Hasibuan dan Andika Surachman.

    Posko ini juga dibuka untuk memudahkan komunikasi dan menampung para korban First Travel di Kota Bandung dan sekitarnya, yang diperkirakan mencapai 632 orang. Rata-rata korban telah menyetor dana ke First Travel Cabang Bandung antara Rp16 juta hingga Rp20 juta. Masih banyak korban yang belum melapor. Dari data manifes calon jamaah yang belum berangkat sebanyak 632 orang. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Sampaikan Pidato Terakhir di HUT Kota Bandung
    12 Juta Bidang Tanah di Jabar Belum Tersertifikat
     Polda Jabar OTT Pejabat yang Lakukan Pungli
     DPRD Jabar Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Lama
    Atasi PKL dan Parkir Liar, Pemkot Gandeng Denpom
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018