web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Hama Wereng Merajalela Serang Area Pertanian
    net

    Hama Wereng Merajalela Serang Area Pertanian

    JuaraNews, Banjar – Diserang hama, sejumlah areal persawahan di Kecamatan Pataruman, Kota Banjar tidak bisa dipanen secara maksimal. Selain hama wereng dan ulat, juga penyakit daun merah.

    "Sawah kering, karena sudah beberapa minggu tidak mendapat air. Mungkin ada yang menutup saluran, sehingga air tidak sampai ke sawah saya dan disekitarnya," kata salah seorang petani, Dasima, Rabu (30/8/2017). 

    Dia mengaku tidak yakin apakah tanaman padi yang dirawatnya dapat memberikan hasil panen maksimal atau tidak. Alasannya karena kemarau dan kekurangan air mengakibatkan pertumbuhan tanaman juga tidak maksimal. 

    "Sudah dua bulan, akan tetapi tetapi tetap kecil. Sudah tiga kali dikasih pupuk, sedangkan ditempat lain, tanaman yang usianya sama pertumbuhannya bagus,” sambungnya.

    Petani lain, Didi yang juga memiliki sawah di Sinartanjung, mengaku kewalahan dengan serangan hama wereng coklat dan ulat. Berbagai upaya dilakukan  untuk mengurangi serangan hama. Salah satunya sengaja air disawah diperbayak, dengan harapan memutus siklus hidup wereng yang ada di batang bawah. 

    "Sekarang  serangan wereng batang coklat lebih banyak. Ditambah juga serangan hama ulat yang juga sulit dibasmi, karena ada di lipatan daun, sehingga cairan obat tidak masuk ke dalam tempat sembunyi ulat," ungkapnya. 

    Dia juga memerkirakan tanaman yang daunnya memerah juga dampak dari serangan wereng coklat. Alasannya karena ketika wereng coklat makan bagian bawah kelopak daun, yang  mengakibatkan daun layu hingga warnanya merah dan mati. (*)

    yan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Atalia: Cegah Hoaks dengan T-H-I-N-K
    Di Bekasi, Bunga Telang Disulap jadi Kerajinan
    Atalia Ajak Kader PKK Sukseskan Program Kampung KB
    Ini Dia Pemenang Piala Humas Jabar 2019
    Pemprov Luncurkan Jabar Open Data

    Editorial