web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Sekda Kota Bandung Raih Gelar Doktor dari Unpad
    istimewa/humas pemkot bandung Yossi Irianto saat sidang disertasi di Unpad

    Sekda Kota Bandung Raih Gelar Doktor dari Unpad

    • Sabtu, 12 Agustus 2017 | 21:39:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuarNews, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Yossi Irianto meraih gelar Doktor Administrasi Publik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung dengan hasil sangat memuaskan, yaitu IPK 3.95.

    Gelar tersebut diraihnya setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul Budaya Kerja Aparatur Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung dalam Pembuatan Ijin Mendirikan Bangunan Hotel dan Restoran.

    Sidang promosinya dilaksanakan di Ruang Sidang Program Pascasarjana Fisip Unpada, Jalan Bukit Dago Utara Kota Bandung, Sabtu (12/8/2017). Dimulai dari pukul 10.00 wib dan berakhir sekitar pukul 11.45 WIB.

    Sidang dipimpin oleh Dr R Widya Setiabudi Sumadinata MT MSi dan Sekretaris sidang Ida Widianingsih. Adapun promotor sekaligus penguji, di antaranya Prof H Oekan S Abdoellah MA Phd, Prof Dr Drs H Budiman Rusli MS, sedangkan pengujinya di antaranya Prof Dr Drs Josy Adiwisastra dan Prof Dr Drs H Dede Mariana MSi.

    Dalam penjelasannya ketika mempertahankan disertasinya, Yossi menjelaskan, budaya kerja aparatur di DPMPTSP Kota Bandung dalam pembuatan IMB belum efektif karena tidak menggunakan prinsip new public service (NPS). Oleh sebab itu, penelitian tersebut bertujuan untuk menganalisis secara kritis mengapa budaya kerja aparatur negara di DPMPTSP belum efektif.

    Karena itu, Yossi berharap melahirkan konsep baru sebagai solusi untuk meningkatkan efektifitas budaya kerja aparatur negara pada DPMPTSP Kota Bandung dengan dasar paradigma NPS.

    Budaya kerja aparatur negara berdasarkan prinsip NPS di antaranya teori tentang demokrasi kewarganegaraan, hal tersebut menurut Yossi perlu perlibatan warganegara dalam pengambilan kebijakan dan pentingnya deliberasi untuk menghindari konflik, maka peran masyarakat sangat penting dalam kemajuan suatu wilayah.

    Maka dari itu untuk kemajuan budaya kerja dalam prinsip NPS diperlukan sosialisasi di dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat yang memerlukan pengurusan IMB khususnya. Lalu sosialisasi yang dilakukan hendaknya diikuti oleh penegak regulasi dan penguatan sanksi yang tegas terhadap semua aparatur yang tidak melaksanakan prinsip NPS di dalam memberikan pelayanan kepada warga masyarakat selaku citizen. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Deklarasi, Rio Wilantara Siap Satukan KNPI Jabar
    Stok Pangan Aman hingga Akhir Tahun
    Warga Tamansari Dipersilakan Gugat Pemkot ke PTUN
    2.000 Personil Siap Amankan Tahun Baru di Bandung
    Emil Janji Tuntaskan Tugas Wali Kota Tahun Depan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018