web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    300 Tenaga Kerja Diberangkatkan Magang ke Jepang
    Ilustrasi

    300 Tenaga Kerja Diberangkatkan Magang ke Jepang

    • Jumat, 11 Agustus 2017 | 05:21:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Guna meningkatkan kompetensi dan pengalaman bagi angkatan kerja muda, Pemkot Bandung memberangkatkan tenaga kerja ke Jepang dalam program pemagangan.

    Direktur Bina Pemagangan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Asep Gunawan mengatakan, ada total 300 peserta asal Bandung yang akan diberangkatkan ke Jepang yang mengikuti pelepasan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Kamis (20/7).

    "Ada 300 orang yang telah terseleksi dan akan diberangkatkan ke Jepang. Dan ada beberapa sektor bagi penempatan mereka seperti konstruksi, industri, perhotelan, otomotif dan keperawatan," kata Asep.

    Dia mengatakan, tenaga kerja tersebut sangat dibutuhkan mengingat Jepang akan menghadapi persiapan Olimpiade 2020 sehingga banyak tenaga kerja yang dibutuhkan. "Jadi sangat banyak kebutuhan tenaga kerja, khususnya pada sektor kontruksi," katanya.

    Peserta yang berangkat ke Jepang akan menetap selama 3 tahun. Dan deengan adanya undang-undang yang baru maka ada penambahan waktu bagi mereka.

    "Ada penambahan waktu bagi mereka setelah mengikuti seleksi uji kompetensi untuk memasuki tahun keempat. Nah, status tahun keempat itu mereka akan naik pangkat, yaitu boleh membawahi orang Jepangnya sendiri menjadi anak buah," papar Asep.

    Terkait upah yang diberikan perusahaan di Jepang, menurutnya, upah yang akan diterima akan sesuai dengan upah minimum di tempat mereka bekerja. "Mereka tidak akan diupah murah karena sesuai daerah mereka tempati. Tertinggi itu di Tokyo sekitar Rp18 juta per bulan," ujarnya.

    Menurut Asep, skema pemagangan ini dinilai efektif dan efisien untuk menekan angka rasio gini. "Karena menurut data, mereka rata-rata menjadi pelaku entrepreneur. 90% mereka berhasil dan 10% nya menjadi manajer di perusahaan Jepang. Jadi akan efektif dan efisien melalui skema pelatihan magang ini," ujarnya.

    Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sangat antusias dengan pelepasan peserta pemagangan yang akan diberangkatkan. Menurutnya, hal tersebut setidaknya bisa mengurangi angka pengangguran di Kota Bandung.

    "Karena mengurangi pengangguran itu bisa dengan cara ini. Yaitu mencari akses-akses meningkatkan Sumber Daya Manusia dengan bekerja termasuk melalui pemagangan," ucap pria yang akrab disapa Emil ini.

    Menurut dia, selain pengiriman pemagangan ke negara Jepang. Pihaknya tengah merencanakan untuk mengirimkan peserta pemagangan ke negara lain. "Kami dengan Pak Asep sudah sepakat, selain Jepang, akan ada pengiriman tenaga kerja Bandung seperti ke Kanada, Belanda dan New Zealand," katanya.

    Emil meyakini bahwa ketiga negara tersebut akan mampu menyerap tenaga kerja Bandung untuk magang di sana. Sebab angka 300 tersebut masih belum melampaui target.

    "Karena IPM Kota Bandung itu tinggi, maka kebutuhan di tiga negara itu bisa dipenuhi seperti di Jepang. Dan angka 300 ini sebenarnya masih belum sesuai target. Karena targetnya empat kali lipat dari angka ini," ujar Emil.

    Emil berharap, sekembalinya ke Bandung, para peserta magang akan memiliki skill untuk di bawa ke tanah air sehingga dapat menjadi wirausahawan. "Sekembalinya dari sana, saya harap mereka bawa skill, modal dan niat. Niatnya untuk menjadi wirausaha," tandas Emil. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Akses Non-tol ke BIJB Mulai Dibangun Desember 2017
    Dana Desa Bisa Ciptakan 15 Juta Lapangan Kerja
    Penduduk Bekerja di Jabar Naik 1,35 Juta Orang
    Hadapi Tahun Baru, PT KAI Siagakan 1.854 Kereta
    Pemkot Bandung Luncurkan Program Kredit Bagja
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.