web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pelaku Perkelahian Sebabkan SR Tewas tak Ditahan
    net Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus

    Pelaku Perkelahian Sebabkan SR Tewas tak Ditahan

    • Kamis, 10 Agustus 2017 | 05:27:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - DR (8), bocah kelas 2 di SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, yang diduga berkelahi dengan temannya SR (8) dan menyebabkan korban meninggal dunia, tidak ditahan. Pelaku DR hanya dimintai keterangan dan pendampingan.

    Kapolres Sukabumi AKBP Syahdudi mengatakan, penyidik yang menangani kasus ini berpedoman kepada undang-undang dan sistem peradilan pidana anak. UU No 11/ 2012 tentang Perlindungan Anak mengamanatkan anak dengan usia di bawah 12 yang terlibat tindak kriminal untuk tidak ditahan.

    "Anak yang diduga sebagai tersangka (DR) nanti kami lakukan diversi, jadi semacam pengalihan penyelesaian perkara dari peradilan pidana umum. Dengan pertimbangan tersangka masih anak-anak," kata Syahdudi kepada wartawan melalui sambungan telepon seluler, Rabu (9/8/207). 

    Menurut Syahdudi, penyebab 2 bocah kelas 2 SD itu berkelahi masih dalam penyelidikan. Namun diduga dipicu oleh pertengkaran. "Biasa ribut anak-anak," ujar Syahdudi.

    Disinggung tentang luka yang dialami SR, Syahdudi menuturkan, terdapat luka lecet di pelipis kiri. Namun untuk penyebab utama kematian korban, Polres Sukabumi masih menunggu hasil autopsi. Sebab berdasarkan keterangan dokter gorensik, luka lecet itu bukan penyebab korban meninggal dunia.

    "Dugaan sementara, yang menyebabkan kematian korban (SR) adalah sakit bawaan, yaitu pengerasan pembuluh darah otak. Ketika korban jatuh atau kena benturan langsung ada sumbatan. Akibat benturan, suplai dari ke otak berhenti. Itu dugaan yang jadi korban meninggal," ujar Syahdudi.

    Diberitakan, 2 bocah kelas 2 SDN Longkewang, SR dan DR berkelahi pada Selasa (8/8/2017). Akibatnya, SR meninggal dunia. Korban SR berkelahi dengan DR di halaman sekolah. Dalam perkelahian itu, korban SR pingsan. Kemudian para guru, termasuk wali kelas 2 Ruhiyat ke lokasi kejadian.

    Mereka mencoba memberikan pertolongan kepada korban SR. Ibu korban pun dipanggil ke sekolah. Namun, korban tak kunjung siuman. Kemudian ibu korban bersama pihak sekolah membawa korban ke Puskesmas Cicantayan. Setelah diperiksa, pihak puskesmas menyatakan bahwa SR sudah meninggal dunia. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Waspadai Angin Kencang dari Silkon Tropis Dahlia
    360 PTS di Indoensia Tutup sejak 2015
    2019, Pemprov Janjikan Banjir Rancaekek Teratasi
    Mobil Listrik Evhero buatan Itenas Diluncurkan
    Divonis 1,5 Tahun Penjara, Buni Yani tak Ditahan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018