web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Arkeolog Temukan Dolmen di Situs Percandian
    net

    Arkeolog Temukan Dolmen di Situs Percandian

    JuaraNews, Pangandaran  - Benda bersejarah ditemukan di sekitar situs percandian Batukalde, Cagaralam, Desa Pananjung, Kabupaten Pangandaran. Benda cagar budaya itu diduga kuat sebuah dolmen berbentuk persegi.

    Penemu dolmen yaitu tim arkeologi Bidang Kebudayaan Disparbud Kabupaten Pangandaran terdiri dari Tia Rizkisari dan Asep Jatnika. dibantu para personal dari Juru Pelihara BPCB Jabar-Banten terdiri dari Aris Muhammad. dan Asep Nurdin.

    Lokasi dolmen berjarak 1.200 meter dan berada di arah Selatan dari kompleks percandian, serta berada pada ketinggan 400 meter di atas permukaan laut. Ciri fisik dolmen yang baru ditemukan tersebut terbuat dari batuan andesit yang biasa dipakai untuk bangunan candi.

    “Dolmen dalam  tradisi Hindu/Budha digunakan sebagai tempat pelaksanaan upacara yang ada hubungannya dengan pemujaan kepada roh leluhur,” terang Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud, Kabupaten Pangandaran Aceng Hasim.

    Dia menjelaskan kegunaan dolmen menurut kepercayaan masyarakat masa lalu diyakini sebagai pelinggih roh atau tempat sesaji pada saat upacara. Dolmen biasanya di letakkan di tempat-tempat yang dianggap keramat.

    Di bawah dolmen juga biasanya dipakai untuk meletakkan mayat. Tujuannya, agar mayat tersebut tidak dapat dimakan oleh binatang buas maka kaki mejanya diperbanyak sampai mayat tertutup rapat oleh batu. 

    “Tradisi tersebut menunjukan kalau masyarakat pada masa Hindu/Budha meyakini akan adanya sebuah hubungan antara yang sudah meninggal dengan yang masih hidup,” tuturnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google