web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Siaga Kekeringan
    net

    Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Siaga Kekeringan

    JuaraNews, Sukabumi – Pemkab Sukabumi menetapkan status siaga kekeringan terhitung sejak Rabu (9/8/2017). Pasalnya saat ini kekeringan semakin meluas hingga menyulitkan warga memperoleh air bersih.

    Bahkan kekeringan yang sudah berlangsung selama dua pekan terakhir ini, telah menerjang permukiman warga yang tersebar di delapan kecamatan.

    “Kami telah menetapkan status siaga kekeringan untuk mengantisipai kekeringan  meluas. Sebab dilaporkan sejumlah daerah yang tersebar di delapan kecamatan, warga kini mengalami kesulitan memperoleh air bersih,” terang Kepala Bagian Logistik dan Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD), Kabupaten Sukabumi Usman Susilo.

    Usman mengatakan kekeringan tidak hanya menyebar disejumlah desa di Kecamatan Warungkiara. Tapi kekeringan telah meluas hingga di  Bantargadung, Palabuhanratu, Ciemas, Cikakak, Jampang Kulon, Gegerbitung,  hingga sejumlah desa di Kecamatan Cikembar.

    “Hampir setiap hari, BPBD memperoleh kabar dari beberapa kecamatan yang terpapar kekeringan seiring memasuki musim kemarau,” ucapnya.

    Di beberapa wilayah Pajampangan, para petani pun membiarkan lahan pertaniannya kekeringan. Mereka  tidak digarap lahan pertanian seiring kesulitan untuk memdapatkan air. Lahan yang didominasi arealah pertanian tadah hujan, kini telah berubah menjadi lahan tandus. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    SBY: Pemerintah, BIN, TNI, dan Polri Harus Netral
    SBY: Deddy-Dedi yang Terbaik & Mampu Pimpin Jabar
    Bawaslu Siap 'Melek' 24 Jam Awasi Pilkada di Jabar
    Kawal Pilkada di Jabar, Bawaslu Diminta Netral
    40 Persen Massa PPP Siap Dukung Deddy-Dedi
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google