web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Ganti Rugi Lahan Tak Transparan Warga Tasik Demo
    net

    Ganti Rugi Lahan Tak Transparan Warga Tasik Demo

    JuaraNews, Tasikmalaya - Warga Desa Ancol, Kecamatan Cineam, melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pemkab Tasikmalaya, Rabu (9/8/2017). Warga meminta pemerintah untuk turun tangan dalam permasalahan ganti rugi tanah yang dialihfungsikan untuk keperluan pembangunan Bendungan Leuwi Keris.

    Aksi demo ini sempat ricuh dan sempat terjadi baku hantam antara pegawai Lingkungan Pemkab Tasikmalaya dengan massa aksi. Sebabnya karena para PNS merasa terganggu karena kompetisi futsal di halaman Setda Kabupaten Tasikmalaya sedang berlangsung.

    Koordinator aksi Evi Hilman megatakan, warga menuntut keterbukaan pemerintah dalam hal ini pihak appraisal untuk ganti rugi tanah. “Kami ingin keterbukaan karena selama ini terjadi saling tuding, dimana BBWS menuding ke BPN pun sebaliknya,” ungkapnya.

    Sementara saat pemberian uang ganti rugi, Sekda Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Kodir tidak berpihak kepada warga malah warga harus pasrah dan nerima.

    Warga merasa di rugikan dan dibohongi pemerintah melalui Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Tasikmalaya serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy yang tidak ada sosialiasi bahkan pendekatan terhadap warga dalam menilai harga tanah.

    "Warga merasa dibohongi oleh pihak BPN dan BBWS Citanduy terkait ganti rugi tanah ini,” imbuhnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Minta Program Keagaamaan Terus Dilanjutkan
    Diperiksa 21 Jam, Status Inneke Masih Saksi
    PPBN Pramuka Bentuk Generasi Muda Patriotik
    Proyek Bendungan Leuwikeris Paket 1 Sudah 30%
    Pemprov Cairkan Bonus untuk Atlet Paralimpik
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Advertisement On Google