web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Siswa Kelas 2 SD Tewas Diduga Dipukuli Temannya
    net

    Siswa Kelas 2 SD Tewas Diduga Dipukuli Temannya

    JuaraNews, Sukabumi – Siswa kelas 2 SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Canrayan, Sukabumi, SR (8) tewas setelah dipukuli temannya. Dari informasi yang beredar korban tewas setelah menerima perlakukan tidak menyenangkan, yakni telinganya ditutup keripik dan disiram air sehingga jatuh pingsan.

    Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (8/8/2017) lalu. Korban Saepul berkelahi dengan temannya DR (8) di halaman sekolah. Akibat perekelahian itu, korban SR pingsan.

    Kemudian para guru, termasuk wali kelas 2 Ruhiyat ke lokasi kejadian. Mereka mencoba memberikan pertolongan kepada korban SR. Ibu korban pun dipanggil ke sekolah. Namun, korban tak kunjung siuman. Kemudian ibu korban bersama pihak sekolah membawa korban SR ke Puskesmas Cicantayan. Setelah diperiksa, pihak puskesmas menyatakan bahwa korban SR sudah meninggal dunia.

    Kakak Korban Abdurohim (37) mengaku mendapatkan kabar adiknya tewas sekitar pukul 06.30 WIB. “Saat itu teman-temannya mengadu, jika SR pingsan setelah dipukuli temannya,” terangnya.

    Mendapat kabar itu dirinya lalu mendatangi sekolah dan melihat adiknya sudah terkapar. “Saya langsung memegang denyut nadinya tapi sudah tidak berdenyut,” sambungnya.

    Kemudian korban di bawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan, namun pihak Puskesmas mengatakan SR sudah meninggal. Dia lalu membawanya ke RSUD Sekarwangi untuk diautopsi.

    Dari keterangan teman-teman korban, adiknya dipukul oleh temannya hingga terjatuh. Tak hanya dipukul, telinga korban disumbat menggunakan keripik, dan disiram dengan minuman ringan. “Kami dan keluarga sedang berembuk untuk penyelesaian kasus ini, yang jelas harus diusut secara tuntas,” tegasnya.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes PolPol Yusri Yunus mengatakan, Polres Sukabumi menerima laporan terkait meninggalnya SR sekitar pukul 14.00 WIB. "Perekelahian 2 murid SD itu baru diketahui oleh wali kelas Ruhiyat setelah bertemu dengan DR yang menangis. Saat ditanya, DR mengaku habis berkelahi dengan temannya SR yang pingsan. Dari situ guru-guru mbetikan pertolongan, tetapi korban tak terselamatkan," kata Yusri, Rabub (9/8/2017).

    Saat ini, tutur Yusri, polisi mesih menyelidiki kasus tersebut. Sejumlah saksi, termasuk pelaku DR dan wali kelas 2 SDN Longkewang telah dimintai keterangan. "Korban SR dibawa ke RS Sekarwangi, Kecamatan Cibadak untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban," tutur Yusri. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Seorang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak akibat Gempa
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google