web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Penggunaan Suket di Pilkada Rawan Dimanipulasi
    net

    Penggunaan Suket di Pilkada Rawan Dimanipulasi

    • Selasa, 8 Agustus 2017 | 22:45:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Penggunaan surat keterangan (suket) pada Pemilu serentak di Jawa Barat masih memiliki celah untuk bisa dimanipulasi. Untuk itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat mendesak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) se-Jabar untuk segera menuntaskan persoalan e-KTP‎.

    Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto mengatakan, potensi manipulasi data kependudukan masih mungkin terjadi jika e-KTP tak tuntas sesaat menjelang hari pencoblosan Pilgub Jabar dan Pilkada Serentak 2018 mendatang.

    "Pada pilkada serentak sebelumnya, memang banyak pemilih di Jabar menggunakan suket. Namun (suket) rawan dimanipulasi seperti adanya data kependudukan ganda," ucapnya, Senin (7/8/2017).

    Pihaknya pun terus berkordinasi dengan Disduk Jabar, kota dan kabupaten untuk mengetahui perkembangan e-KTP.  Pasalnya, selain sebagai syarat mutlak memilih, e-KTP merupakan satu-satunya alat kontrol data kependudukan yang valid saat calon pemilih memberikan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS).‎

    Harminus menuturkan, yang berhak menggunakan suket adalah pemilik KTP konvensional yang belum mengantongi atau melakukan perekaman e-KTP. Fakta di lapangan, tak sedikit penduduk yang memiliki lebih dari satu KTP konvensional. 

    "Itu yang kami antisipasi. Melalui penunggalan NIK (nomor induk kependudukan) dalam e-KTP tentu dapat menekan potensi data kependudukan ganda itu," tandasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Deklarasi, Rio Wilantara Siap Satukan KNPI Jabar
    Stok Pangan Aman hingga Akhir Tahun
    Warga Tamansari Dipersilakan Gugat Pemkot ke PTUN
    2.000 Personil Siap Amankan Tahun Baru di Bandung
    Emil Janji Tuntaskan Tugas Wali Kota Tahun Depan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018