web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Polda Bongkar Komplotan Pemalsu Dokumen
    juaranews Kombes Pol Yusri Yunus memperlihatkan barang bukti

    Polda Bongkar Komplotan Pemalsu Dokumen

    • Selasa, 8 Agustus 2017 | 19:28:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Subdit I Direktoirat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar berhasil membongkar komplotan pemalsu dokumen, seperti ijazah SD, SMP, SMA, akta nikah, cerai, jual beli (AJB) dan tanah (SHM).

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kasus ini terbongkar setelah anggota Subdit I meringkus tersangka Yayan Taryana beberapa waktu lalu. Dari keterangan Yayan kepada petugas mendapatkan informasi orang-orang yang terlibat dalam pemalsuan tersebut.

    Kemudian, ujar Yusri, petugas melakukan pengembangan dan penyelidikan. Pada Minggu (6/8/2017) sekitar pukul 17.00 WIB, petugas menangkap tersangka Wawan Hermawan (27) di rumahnya, Jalan Mantang Blok L, Gang 2 Nomor 21 RT 04/07, Jakarta Utara.

    Kepada petugas, kata Yusri, Wawan mengaku hanya kurir dan mencari konsumen yang membutuhkan dokumen tersebut. Sedangkan pembuat dokumen adalah Marhain alias Atung (60) warga Jalan Mantang Blok L, Gang III No 4 RT 05/12 Kecamatan Koja, Jakarta Utara dan Sutomo alias Tomo (53), warga Baleendah, Kabupaten Bandung. “Tersangka Marhain alias Atung dan Sutomo alias Tomo ini melarikan diri dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Yusri, Selasa (8/8/2017).

    Selanjutnya, tutur Yusri, anggota Subdit 1 Krimum Polda Jabar yang dipimpin AKBP Budi Satria Wiguna melakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersangka Marhain di Jalan Tubagus Angke Siaga 1, Nomor 179, Kecamatan Tambora pada Selasa (8/8/2017) sore. Di rumah kontrakan sekaligus lokasi pembuatan dokumen palsu itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti.

    Antara lain, satu unit komputer, dua unit printer, sembilan buah alat sablon cetak untuk label sertifikat, 50 buah stempel berbagai macam universitas untuk ijazah, 15 botol cairan kimia untuk sablon, 12 buah stempel, dua botol cairan kimia M3 pembersih sablon, satu unit mesin pengering sablon, satu kaleng hologram berbagai jenis, ribuan dokumen ijazah palsu SD, SMP, SMA, berbagai universitas, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), akta cerai, kartu tanda penduduk (KTP), sertifikat tanah, dan AJB.

    “Para tersangka kini telah meringkuk di sel tahanan Polda Jabar dan petugas sedang mengejar dua DPO. Mereka diduga melanggar Pasal 263 KUHPidana tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” ujar Yusri. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Dua Jambret Bersenjata Samurai Diringkus
    PAN Dorong Zulkifli Hasan Maju Pilpres 2019
    Akan Ledakan Istana,5 Teroris Ditangkap di Bandung
    By Pass Dicor, Warga Diimbau Cari Jalan Alternatif
    Khaerul Umam, Benahi Bandung Dimulai dari Keluarga
    Berita Terdahulu

    Advertisement On Google