web stats service from statcounter

Hot News

  • PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    • 16 Agustus 2017 | 18:07:00 WIB

    STRIKER Persib Tantan masih belum terlihat berlatih dengan tim Maung Bandung pada sesi latihan kedua di Lapangan Lodaya, Rabu (16/8/2017).

Inspirasi

    Polda Jabar Tutup 4 Areal Pertambangan Ilegal
    juaranews AKBP Dony Eka Putra

    Polda Jabar Tutup 4 Areal Pertambangan Ilegal

    • Selasa, 8 Agustus 2017 | 01:23:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsu) Polda Jabar menutup 4 areal pertambangan ilegal atau tanpa izin di Kabupaten Garut dan Sumedang. Dua pertambangan yang berada di Garut dan satu lagi di Sumedang tersebut tak memiliki izin usaha pertambangan (IUP).
     
    Aktivitas penambangan pasir ilegal itu terbongkar setelah petugas menerima informasi dari masyarakat. Berdasarkan informasi tersebut,  anggota Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jabar melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi tambang pada akhir Juli 2017 lalu. Dalam pemeriksaan, pengelola tambang tak dapaat menunjukkan IUP yang wajib dimiliki pengusaha tambang baik pasir maupun batu.  
     
    Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jabar AKBP Dony Eka Putra mengatakan, 4 tambang ilegal itu telah beroperasi selama 3 sampai 4 bulan. Mereka menggunakkan  alat berat berupa excavator.
     
    Pertambaangan ilegal ini berlangsung di kaki Gunung Guntur Garut dan Sungai Cihonje Sumedang yqng masuk zona merah. Artinya,  lokasi ini sangat terlarang bagi usaha pertambangan karena rawan bencana alam,  seperti tanah longsor.  
     "Hasil penambangan pasir dijual Rp300 ribu sampai Rp400 ribu per truk. Sedangkan batu dijual Rp375 ribu per truk," kata Dony di Mapolda Jabar,  Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung,  Senin (7/8/2017).

    Dia mengemukakan, selain memasang police line, dari 4 lokasi tambang ilegal itu juga polisi menyita 3 unit excavator, 1 unit convayer, dan 1 saringan. Keempat usaha diduga melanggar Pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan ancaman pidana 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.  
     
    "Kami akan gelar perkara kasus ini untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab danbpantas dijadikan tersangka,"  tutur dia.  
     
    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menambahkan, penindakan terhadap usaha pertambangan ilegal masih terkait dengan bencana besar  banjir bandang yang melanda Kabupaten Garut pada  2016 lalu.
     
    "Operasi penertibann dan penindakan ini untuk mencegah agar  take terjadi lagi bencana seperti tahun lalu. Besar atau kecil usaha pertambangan ilegal,  yang jelas mereka telah merusak lingkungan," ujar Yusri. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Belum Pasti Diusung Gerinda, Demiz Santai
    Pelaku Perkelahian Sebabkan SR Tewas tak Ditahan
    Terkait Pemalsuan Dokumen,345 Guru Terancam Pidana
    Polda Jabar Tutup 4 Areal Pertambangan Ilegal
    Jaksa Bakal Hadirkan Ahok di Persidangan
    Berita Terdahulu

    Advertisement On Google