web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Penembakan di Cigugur Kuningan,Polisi Periksa CCTV
    istimewa/humas polda jabar AKBP Yuldi saat menunguk korban penembakan

    Penembakan di Cigugur Kuningan,Polisi Periksa CCTV

    • Selasa, 8 Agustus 2017 | 00:26:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Kuningan - Jajaran Polres Kuningan tengah bekerja keras untuk mengungkap kasus penembakan yang terjadi di Lingkungan Puhun RT 17/06, Kelurahan/Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Sabtu (5/8/2017) malam.
     
    Saat ini, Satreskrim Polres Kuningan tengah mengecek nomor ponsel korban Ahmad Darwan (45) dan seseorang yang dicurigai sebagai pelaku penembakan.  Selain itu, petugas juga tengah meneliti rekaman video yang terpasang di closed circuit television (CCTV) di SPBE, SMA Karnas, SMK Muhamadiyah, dan showroom mobil. Sebelumnya petugas telah memeriksa CCTV di Toko Fajar, tetapi gambar yang terekam tak membantu karena gelap.
     
    Petugas juga kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, petugas menemukan lagi satu butir proyektir peluru. Jadi proyektil yang telah ditemukan di lokasi kejadian menjadi empat butir.  
     
    Bukan itu saja, petugas Polres Kuningan pun kembali meminta keterangan dari para saksi, antara lain Maryati (istri korban), Runah (pembantu warung nasi milik korban), Nining (pedagang bubur kacang depan lokasi kejadian), Fatuloh (pembantu di warung nasi korban), dan Jaenudin (pedagang martabak).
     
    "Anggota Satreskrim Polres Kuningan juga  mencari informasi terhadap orang yang dicurigai ke wilayah cirebon. Hasil interogasi korban dan istri korban bahwa korban pernah bertikai dengan rekan bisnisnya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (7/8/2017).
     
    Yusri mengemukakan, petugas pun akan melakukan rekonstruksi perisitiwa penembakan dan melengkapi data nomor telepon seluler orang yang dicurigai untuk diperiksa secara IT," ujar Yusri.
     
    Disinggung soal jenis senjata yang digunakan pelaku untuk menembak korban, Yusri mengungkapkan, saat ini Polres Kuningan telah mengirimkan selongsong dan proyektil peluru ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. "Hasilnya nanti bisa diketahui jenis senjata, organik atau bukan. Asli atau rakitan," ucapnya.
     
    Diberitakan sebelumnya, saat melakukan olah TKP pada Sabtu (5/8/2017), petugas Polres Kuningan yang dipimpin Kapolres Kuningan AKBP Yuldi, menemukan 7 butir selongsong, 3 butir proyektil peluru, dan sebutir peluru yang masih utuh dengan proyektilnya di lokasi penembakan warung nasi milik korban di Lingkungan Puhun.
     
    Berdasarkan keterangan para saksi, ujar Yusri, pelaku sebanyak 2 orang dengan ciri-ciri, seorang pelaku yang melakukan penembakan mengenakan celana, jaket, dan helm hitam dengan tinggi badan kurang lebih 150 sentimeter (cm). Sedangkan pelaku kedua menunggu di motor dengan ciri mengenakan celana warna putih, masker, jaket, dan helm hitam, dengan postur tubuh tinggi.
     
    Peristiwa penembakan yang dialami korban Ahmad Nawar itu terjadi Sabtu (5/8/2017) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban saat itu sedang berada di warung nasi. Pelaku datang menggunakan sepeda motor jenis matik warna putih dari arah timur. Pelaku berhenti di dekat jembatan dekat lokasi kejadian. Kemudian seorang pelaku turun dan mendatangi korban yang sedang bersama istrinya duduk di depan warung.  
     
    Tanpa basa-basi, pelaku langsung menembak korban sebanyak enam kali. Namun timah panas dari pistol pelaku hanya tiga yang mengenai tubuh korban. Setelah beraksi, pelaku melarikan diri ke arah timur dibonceng oleh pelaku yang menunggu di atas sepeda motor.  
     
    Akibat penembakan tersebut, korban Ahmad Nawar menderita luka parah, yakni patah tulang paha sebelah kiri dan terdapat proyektil peluru di antara rongga panggul. "Warga yang berada di lokasi kejadian menolong korban denganmembawanya ke Rumah Sakit Sekar kamulyan Cigugur," pungkas Yusri. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Capai SDGs Kesehatan Perlu Kemitraan Multipihak
    Wujudkan Generasi Berkualitas dengan Kampung KB
    Pemerintah Revitalisasi Pendidikan Kejuruan
    Aher Masuk Daftar Kandidat Capres dari PKS
    Ini Aturan Baru Transportasi Online
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google