web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Awas, Jika Terlambat Bayar PBB Bisa Didenga 2%
    net

    Awas, Jika Terlambat Bayar PBB Bisa Didenga 2%

    JuaraNews, Karawang – Pemkab Karawang memperingatkan wajib pajak agar tidak terlambat membayar pajak. Khususnya dalam membayar  pajak bumi dan bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2).

    Jika terlambat maka semua penunggak pajak akan dikenai denda sebesar dua persen per bulan dari total tunggakan. "Supaya tidak kena denda, masyarakat harus membayar PBB P2 sebelum tanggal jatuh tempo. Jika tidak mereka akan dikenai denda denda 2 persen," kata Kepala Bidang PBB dan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) Bapenda Karawang Yayat Hidayatullah, Jumat (4/8/2017).

    Yayat mengatakan, jatuh tempo pembayaran PBB adalah tanggal 30 September. Oleh karena itu, masyarakat yang sudah menerima SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) harus segera membayar pajak.

    Bapenda telah menyebarkan SPPT ke semua wajib pajak yang ada di Karawang, sejak April 2017 lalu. Bahkan pihaknya sudah melakukan memantau proses penyebaran SPPT hingga dipastikan telah diterima masyarakat. Sehingga tidak ada alasan, mereka telat membayar PBB karena SPPT belum diterimanya.

    Saat ini Dispenda mencatat ada 729.057 objek pajak aktif yang telah terverifikasi. Dengan jumlah objek sebanyak itu, diharapkan target pendapatan dari sektor PBB tahun ini bisa tercapai.

    “Target penerimaan dari sektor PBB P2 sebesar Rp 188,5 miliar. Guna mencapai target tersebut, pihaknya sudah menyesuaikan NJOP Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) khususnya untuk wilayah perkotaan,” ucapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google