web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Tolak Angkutan Online Sopir di Sukabumi Demo
    net

    Tolak Angkutan Online Sopir di Sukabumi Demo

    JuaraNews, Sukabumi – Sopir angkot di Sukabumi melakukan aksi mogok sebagai bentuk protes keberadaan angkutan online, Selasa (1/8/2017). Aksi ini sudah dimulai sejak Senin dan semakin meluas karena melibatkan seluruh trayek di Kota Sukabumi.

    Akibat aksi tersebut, aktivitas warga terganggu. Bahkan ribuan  pelajar kesulitan saat akan pulang dan  pergi untuk mengikuti kegiatan belajar dan mengajar. Untuk mengatasi terlantarnya para penumpang, berbagai kendaraan operasional milik lembaga pemerintahan dikerahkan.

    Beberapa di antaranya milik Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota, Pemerintah Kota Sukabumi, juga Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Namun sekian banyak kendaraan dinas yang dikerahkan, ternyata belum sebanding dengan jumlah penumpang yang terlantar. Kondisi ini membuat sebagian besar warga termasuk pelajar rela berjalan kaki.

     “Beruntung ada ibu-ibu yang membawa  mobil dan menbawa pergi ke sekolah. Kalau tidak, dipastikan kami harus bolos ke sekolah,” tutur salah seorang pelajar bernama Randi.

    Wali Kota Sukabumi Mohammad Muraz kemudian turun tangan meredam aksi mogok angkut kali ini. Disela-sela mediasi dengan seluruh perwakilan seluruh trayek, Pemkot Sukabumi memutuskan bahwa angkutan berbasis aplikasi daring termasuk ojek online dilarang beroperasi selama setahun. Langkah tersebut dilakukan karena operasional seluruh angkutan berbasis online belum mengantongi izin alias ilegal.

    "Karena belum melengkapi izin sesuai Permenhub Nomor 26 tahun 2017 tentang angkutan online tidak dalam trayek, ojeg online tidak boleh beroperasi,” tegasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google