web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Bus Kramat Jati Ludes Terbakar di Tol Cipali
    net

    Bus Kramat Jati Ludes Terbakar di Tol Cipali

    JuaraNews, Majalengka - Bus Po Kramat Jati terbakar di Km 155+800 jalur B Tol Cikopo-Palimanan, wilayah Kabupaten Majalengka, sekitar pukul 00.30 WIB, Rabu (2/8/2017). Insiden ini terjadi diduga akibat konsleting listrik.

    Beruntung kejadian ini tak menimbulkan korban luka dan jiwa. Namun, akibat kebakaran iti, bus Kramat Jati bermuatan puluhan penumpang tersebut ludes terbakar. Pihak PO Kramat Jati menderita kerugian mencapai Rp500 juta?

    Peristiwa ini betawal, saat bus Kramat Jati bernopol B 7594 TQA itu melaju dari arah Palimanan menuju Cikampek. Tiba di km 155+800, kendaraan mengalami konsleting listrik. Asap tebal mengepul dari bagian mesin.

    Kemudian pengemudi bus, Mukhamad Ikhwani (37) menghentikan laju kendaraan di bahu jalan. Selanjutnya sopir yang tinggal di Jalan Kota Baru III Brebes itu, mengevakuasi seluruh penumpang keluar dari bus. Tak lama kemudian, api semakin membesar dan menghanguskan seluruh badan bus. Posisi akhir kendaraan berada di bahu jalan menghadap barat.

    Petugas Unit Laka Polres Majalengka, PJR Jabar 18, dan Damkar Wilkum Majalengka tiba di lokasi kejadian beberapa belas menit kemudian.

    "Namun bus Kramat Jati tak bisa diselamatkan, habis dilumat si jago merah. Sedangkan.penumpang diangkut menggunakn bus lain ke tempat tujuan masing-masing," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    SBY: Pemerintah, BIN, TNI, dan Polri Harus Netral
    SBY: Deddy-Dedi yang Terbaik & Mampu Pimpin Jabar
    Bawaslu Siap 'Melek' 24 Jam Awasi Pilkada di Jabar
    Kawal Pilkada di Jabar, Bawaslu Diminta Netral
    40 Persen Massa PPP Siap Dukung Deddy-Dedi
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google