web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Mantan Perakit Bom Terima Honorary Police
    juaranews Ali Fauzi dan Kapolda usai terima Honorary Police

    Mantan Perakit Bom Terima Honorary Police

    • Selasa, 1 Agustus 2017 | 20:13:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Polda Jabar memberikan penghargaan Honorary Police kepada 32 tokoh di Indobesia. Salah satu penerima penghargaan itu adalah Ali Fauzi, mantan anggota Jamaah Islamiah (JI) dan instruktur perakit bom asal Lamongan, Jawa Timur.

    Penghargaan Honorary Police diberikan Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Selasa (1/7/2017).

    Selain Ali Fauzi, Honorary Police juga diberikan kepada Sekda Jabar Iwa Karniwa dari unsur pemerintahan, Rektor Unpas Eddy Yusup, Rektor Unpar Mandagar Situmorang, Dewi Sartika (Pahlawan Nasional), Otto Iskandardinata (Pahlawan Nasional), KH Z Mustopa (Pahlawan Nasional), Kajati Jabar Setia Untung Arimuladi, dan lain-lain.

    Honorary Police merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi dari institusi Polri dan pertama kali digelar. Penghargaan ini diberikan atas dasar surat keputusan Kapolri atas dedikasi masyarakat yang berprestasi dan berkontribusi positif kepada Polri, bangsa, negara, dan masyarakat.

    Irjen Pol Anton Charliyan mengatakan, saat ini Polri ingin membangun kepercayaan masyarakat. Salah satu caranya melalui figur atau tokoh. "Karena itu dalam membangun kepercayaan ini Polri ingin punya figur. Kita tidak perlu mencari figur di luar negeri atau yang sudah tidak ada. Di Jawa Barat juga banyak figur-figur yang bisa kita contoh," kata Anton.

    "Para penerima Honorary Police kami anggap sebagai keluarga besar Polri. Maka sekarang rumah bapak, kantor bapak tambah satu, yaitu kantor polisi. Jadi bapak tidak usah segan-segan, kapan pun di mana pun, semua kantor polisi di Jawa Barat adalah rumah bapak, kantor bapak," ujar Anton.

    Penerima Honoray Police, Ali Fauzi mengemukakan, senang dan bangga menerima.penghargaan itu. Selama ini, dia bersama jajaran kepolisian keliling Indonesia untuk mereduksi paham-paham radikal yang berkembang di Indonesia.

    "Saya sangat berterima kasih telah diberi penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi. Saya bersama kepolisian telah bejerja sama untuk menyadarkan mantan anggota kelompok teroris untuk kembali ke NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan mereduksi paham-paham radikal," kata Ali yang merupakan pendiri organisasi Lingkar Perdamaian.

    Sedangkan Kajati Jabar Setia Untung Arimuladi mengaku bangga dan sangat berterima kasih kepada Kapolda Jabar yang telah memberikan penghargaan ini. "Kepolisian dan Kejaksaan tidak pernah mati hubungan kekeluargaannya. Saya merasa bangga dan mengucapkan banyak terimkasih atas penghargaan ini," kata Setia.

    Menurut dia, kekeluargaan institusi Polri dan Kejaksaan tidak akan pernah mati lantaran memiliki satu wadah yang sama, yakni terintegritas dalam istilah yang disebut justice system. Dengan pemberian penghargaan ini, diharapkan lebih mempererat kerja sama dalam sinegritas menciptakan situasi hukum di Jabar agar lebih kondusif. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    360 PTS di Indoensia Tutup sejak 2015
    2019, Pemprov Janjikan Banjir Rancaekek Teratasi
    Mobil Listrik Evhero buatan Itenas Diluncurkan
    Divonis 1,5 Tahun Penjara, Buni Yani tak Ditahan
    Pradita Institute Jalin Kerja Sama dengan STPB
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Jumat (10/11/2017) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.

      Pilwalkot Bandung 2018