web stats service from statcounter

Hot News

  • PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    • 16 Agustus 2017 | 18:07:00 WIB

    STRIKER Persib Tantan masih belum terlihat berlatih dengan tim Maung Bandung pada sesi latihan kedua di Lapangan Lodaya, Rabu (16/8/2017).

Inspirasi

    Kepala SMAN 27 Bakal Dikenai Sanksi Administratif
    net Kombes Pol Yusri Yunus

    Kepala SMAN 27 Bakal Dikenai Sanksi Administratif

    • Selasa, 1 Agustus 2017 | 20:05:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Kepala SMAN 27 berinisial NK direkomendasikan dijatuhi sanksi administratif oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar.

    Rekomendasi tersebut hasil dari gelar perkara yang dilaksanakan Unit Pemberantasan Pungli atau Saber Pungli Jabar pada Senin (31/7/2017), terkait kasus pungutan jutaan rupiah oleh Komite Sekolah di SMAN 27 Kota Bandung.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, proses penyelidikan kasus ini telah sampai pada sebuah kesimpulan bahwa tidak ditemukan unsur pidana dalam pungutan jutaan rupiah tehadap orang tua siswa yang dilakukan Komite Sekolah SMAN 27 Kota Bandung. Yang terjadi adalah kasek NK menyimpan uang Rp225 juta hasil pungutan Komite Sekolah itu di dalam.brankas.

    Tindakan ini, kata Yusri, melanggar Pasal 5 huruf C PP No 48/2008 tentang Pendanaan Pendidikan. Dalam PP ini diatur, dana itu seharusnya disimpan di rekening bank institusi pendidikan bukan di dalam brankas.

    "Karena itu, Saber Pungli merekomendasikan kepada Disdik Jabar untuk menjatuhkan sanksi administratif kepada yang bersangkutan (Kepala SMAN 27 Kota Bandung NK)," kata Yusri di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (1/8/2017).

    Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi mengakui, ada kisruh pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) di luar jalur reguler (akademik dan non-akademik).

    "Memang di sana sempat terjadi kegentingan. Masyarakat sekitar marah, mereka menyegel sekolah, karena ingin anaknya diterima di sana. Mereka maksa kepada pihak sekolah," kata Hadadi, Jumat (28/7/2017).

    Hadadi menjelaskan, akibat kekisruhan tersebut situasi semakin genting, sehingga para orang tua difasilitas oleh pihak terkait. Mereka diajak musyawarah yang dihadiri Muspika, Koramil, Kapolsek, dan para orang tua.

    "Akhirnya setelah musyawarah, disepakatilah itu. Saya bilang itu bukan tanggung jawab kami. Ini tanggung jawab komite, jangan dibawa-bawa kami. Dari awal kami tegas menolak," tegasnya.

    Hadadi pun menjelaskan, kepala sekolah dalam posisi tertekan akibat keinginan warga yang ingin anaknya masuk SMAN 27. Sebab, rombongan belajar (rombel) di SMA tersebut hanya 8 kelas, sedangkan Disdik Jabar menolak semua penambahan rombel.

    Diberitakan sebelumnya, Kepala SMAN 27 Bandung, berinisial NK ditangkap TIm Saber Pungli Jabar. Di brangkas sekolah, Tim Saber Pungli mengamankan uang senilai Rp255 juta. Uang itu diduga hasil pungutan terhadap siswa baru. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Akan Ledakan Istana,5 Teroris Ditangkap di Bandung
    By Pass Dicor, Warga Diimbau Cari Jalan Alternatif
    Khaerul Umam, Benahi Bandung Dimulai dari Keluarga
    NasDem Perkenalkan 6 Bakal Calon Wali Kota Bandung
    Sekda Kota Bandung Raih Gelar Doktor dari Unpad
    Berita Terdahulu

    Advertisement On Google