web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Polisi: Pengeroyok Ricko Lebih dari 10 Orang
    net Kombes Pol Hendro Pandowo

    Polisi: Pengeroyok Ricko Lebih dari 10 Orang

    JuaraNews, Bandung - Polrestabes Bandung telah mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Ricko Andrean (22) meninggal dunia saat laga Persib Bandung kontra Persjia Jakarta Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Gedebage Kota Bandung, Sabtu (22/7/2017) lalu.

    Pelaku yang mengeroyok bobotoh yang juga anggota Viking di Pintu S Tribun Utara GBLA tersebut diidentifikasi sebanyak lebih dari 10 orang.

    Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, sampai saat ini Satreskrim Polresabes Bandung telah memeriksa 10 saksi. Antara lain 6 teman korban dan 4 personel polisi yang bertugas di Pintu S. "Nanti 5 saksi lagi akan diperiksa terkait kasus ini," kata Hendro kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka Kota Bandung, Senin (31/7/2017).

    Selain meminta keterangan dari sejumlah saksi, penyidik juga mempelajari rekaman video dan foto, baik yang diberikan Wali Kota Banndung Ridwan Kamil, maupun dari media.

    "Dari foto dan video itu, mudah-mudahan dalam waktu dekat para pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Kami mengidentifikasi pelaku pengeroyokan lebih dari 10 orang," ujar Hendro.

    Disinggung apakah pelaku teridentifikasi sebagai anggota salah satu organisasi bobotoh, Hendro menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan. Yang jelas para pelaku adalah bobotoh, bisa saja mereka anggota Bomber, The Bomb, atau Viking Persib Club (VPC).

    "Para penonton yang masuk dari Pintu S Tribune Utara dan di GBLA itu semuanya pendukung Persib, bobotoh," tutur Hendro.

    Yang pasti, tandas Hendro, petugas sudah mengantongi identitas para pelaku. "Cepat atau lambat mereka pasti tertangkap. Lebih baik menyerahkan diri daripada kami lakukan upaya represif," tandas dia.

    Diberitakan sebelumnya, Ricko menjadi korban pengeroyokan salah sasaran oleh sejumlah oknum bobotoh di Stadion GBLA, Sabtu (22/7/2017), dan akhirnya meninggal dunia pada Kamis (27/7/2017) sekitar pukul 10.25 WIB di RS Santo Yusuf. Selanjutnya almarhum dimakamkan di TPU Cikutra Kota Bandung, Kamis sore. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sopir Taksi Online Diserang Orang Tak Dikenal
    Bikin Macet,Kapolda Minta Terminal Ledeng Dipindah
    Dalam Sepekan,53 Bandit Jalanan di Bandung Diciduk
    Transportasi Online Tetap Boleh Beroperasi
    Transportasi Online Beroperasi Lagi, Sabtu Besok
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018