web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Sidang Lanjutan Kasus Percobaan Pembunuhan Ricuh
    net

    Sidang Lanjutan Kasus Percobaan Pembunuhan Ricuh

    JuaraNews, Tasikmalaya – Sidang lanjutan kasus percobaan pembunuhan di Pengadilan Negeri  Tasikmalaya, Kamis (27/7/2017) kembali ricuh. Sidang ini berupa pembacaan tuntutan dan pembelaan kasus percobaan pembunuhan yang dilakukan RA (16) terhadap WB (10), dan ID (11).

    Massa yang datang dari tiga kampung yakni Kampung Cimerak, Daleum, dan Babakan, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, berusaha menghadang pelaku RA dan orang tuanya setelah sidang. Mereka datang selepas Salat Dhuhur karena sidang lanjutan digelar sejak pukul 13.00 WIB.

    Jaksa Penuntut Umum Ahmad Sidik mengatakan, pada pembacaan putusan pidana tersebut, RA dituntut dengan hukuman pidana maksimal 10 tahun dengan pelatihan kerja 10 bulan. Tuntutan tersebut sudah sesuai UU Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. 

    "Terdakwa terkena pasal berlapis, yakni pasal 34 KUHP terkait perencanaan pembunuhan, dan pasal 81 ayat 2 KUHP terkait pengainayaan anak. Walaupun ancamannya hukuman mati, karena pelaku masih anak-anak maksimal hukumannya hanya 10 tahun," sebutnya.

    Pada sidang pembacaan tuntutan tersebut, penasihat hukum pelaku sempat melakukan pembelaan. Salah satu poin pembelaannya terkait dakwaan pembunuhan berencana yang dilakukan pelaku.

    Sidang putusan, kata Sidik akan digelar, Kamis (3/8/2017). Sidang putusan akan digelar secara terbuka tepat pukul 15.00. Dengan banyaknya massa yang diprediksi akan menghadiri sidang putusan, Pengadilan Negeri Tasikmalaya akan berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya untuk memperketat pengamanan. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kemenko PMK Terus Kaji Langkah Pembiayaan BPJS
    Persiapan Asian Games 2018 sesuai Target
    9 Juta Balita Gagal Tumbuh akibat Kekurangan Gizi
    Bahaya Pornografi Sama dengan Terorisme
    Peduli Museum, Aher Raih Anugerah Purwakalagrha
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google