web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Absen 4 tahun, Kajol Muncul dengan Peran Antagonis

    Absen 4 tahun, Kajol Muncul dengan Peran Antagonis

    JuaraNews, Bandung – Setelah empat tahun absen main film, artis Bollywood Kajol kini muncul dengan film terbarunya, VIP 2. Namun judul ini bukan berarti very important person, seperti arti akronim yang selama ini dipahami.

    Judul itu arti dari kata bahasa India, yakni Velaiilla Pattadhari 2. Dalam bahasa bahasa Inggrisnya berjudul The Unemployed Graduate 2, atau dalam bahasanya kitanya berarti Pengangguran 2.

    Kemampuan acting Kajol kini dibesut sutradara Soundarya Rajnikanth. Lawan mainnya bukan Shah Rukh Khan seperti film-film sebelumnya, namun Danush, aktor top India yang lebih banyak bermain di film-film Tamil.

    Film ini adalah sekuel dari cerita sebelumnya, berjudul VIP yang dirilis pada 2014. Film berdrama komedi, yang juga menampilkan bintang India lain seperti Amala Paul, Vivek, Saranya Ponvannan dan Samuthirakani.

    Kisahnya film ini menceritakan kisah hubungan pekerjaan antara seorang karyawan yang bernama Raghuvaran yang diperankan oleh Dhanush dengan Vasundhara yang diperankan Kajol. Lucunya Kajol memerankan tokoh sebagai tokoh antagonis. Pemain My Name Is Khan itu  dalam film ini memainkan karakter seorang bos perempuan sebuah perusahaan besar.

    Filmnya diproduksi sejak pertengahan Desember 2016 dan selesai pada April 2017. Setelah selesai produksi, film ini akan dirilis di Chenai, India, pada pekan ini. Penggemar Kajol bisa menikmati peran perempuan cantik ini pada 28 Juli 2018. Bagaimana aksinya, kita lihat nanti. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Festival Baso Juara Kembali Digelar di Bandung
    Coffee Seeker  Tempat Minum Kopi Mahasiswa   
    Ultah ke-18, Mocca Rilis I Remember Format Digital
    It 2 Tayang di Bioskop pada 6 September 2019
    Kristen Stewart Berakting di Charlie’s Angels
    Berita Terdahulu

    Editorial