web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    425 KK Korban Retakan Tanah Diberi Lahan Pengganti
    net

    425 KK Korban Retakan Tanah Diberi Lahan Pengganti

    JuaraNews, Sukabumi – Warga korban pergerakan tanah di Kecamatan Curug Kembar, Sukabumi mendapatkan lahan untuk relokasi. Lahan yang disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi itu memiliki luas lima hectare sehingga mampu menampung 425 kepala keluarga dari tujuh kampong di Desa Nagrakjaya dan Cimenteng yang terdapat bencana ini.

    “Lahan evakuasi ini kami siapkan karena warga menolak untuk direlokasi padahal itu dapat mengancam jiwa mereka,” tutur kepala Bagian Logistik dan Kedarutan BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo, Selasa (25/7/2017).

    Lahan yang disiapkan ini tidak jauh dari lokasi permukiman warga sebelumnya. Sehingga diharapkan warga masih bisa menggarap lahan di lokasi mereka sebelumnya karena akses yang tidak terlalu jauh.

    Pergerakan tanah di kawasan tersebut masih dalam pengawasan ketat aparat kecamatan, dan desa, BPBD. Ini dikarenakan potensi pergerakan masih sangat berpeluang terjadi terutama saat memasuki musim penghujan.

    Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sukabumi, rumah warga yang terancam bencana terdiri dari 321 unit rumah warga di Desa Nagrak Jaya. Dengan rincian 163 unit rumah warga rusak berat, 102 unit rusak sedang dan 56 unit rusak ringan. Sedangkan di Desa Cimenteng pergerakan tanah menyebabkan 76 unit rumah.

    “Lahan tersebut tidak hanya dapat dipergunakan bagi warga yang teracam bencana. Tapi lahan yang akan ditersedia air bersih, MCK  bisa dipergunakan warga untuk berantivitas lainnya,” sebutnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Puan: PKH Jangan Dipakai Jajan atau Beli Pulsa
    Perpres Dana Abadi Pendidikan Segera Dituntaskan
    Peringatan Tsunami Dicabut, Warga Diminta Kembali
    Jabar Diguncang Gempa, Warga Diimbau Jauhi Pantai
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google