Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Kompensasi BBM Sudah Bisa Dicairkan di Kantor Pos

    • Kamis, 20 November 2014 | 22:13:00 WIB
    • 0 Komentar


    Kompensasi BBM Sudah Bisa Dicairkan di Kantor Pos

    JuaraNews, Jakarta - Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 6,2 triliun untuk Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).  Dana yang diambil dari APBN 2015 itu, untuk mengover 15,5 juta keluarga miskin. Masing-masing keluarga miskin mendapatkan Rp400 ribu.

    "Sekarang Rp400 ribu per dua bulan kali 15,5 juta setara dengan Rp6,2 triliun. Itu anggarannya sudah di PT Pos," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan di Kantor Pos Jakarta Pusat, Rabu (19/11/2014).

    Khofifah menjelaskan, dana bantuan tersebut bisa dicairkan oleh rakyat miskin dan rentan miskin itu dalam bentuk simpanan. Dana bantuan yang dapat diambil di setiap Kantor Pos itu berbentuk giro yang dapat diambil kapan saja.

    Masyarakat penerima, lanjut Khofifah, bisa mencairkan seluruh dana simpanan, atau menyimpannya sebagian. Mereka akan menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bisa digunakan untuk mencairkan dana konpensasi di Kantor Pos.

    "Masyarakat boleh mencairkan dalam bentuk giro simpanan. Nah itu mestinya mereka tidak boleh ada yang resah, tidak boleh ada yang galau. Karena hak mereka untuk mendapat bantuan perlindungan sosial," tutur Khofifah.

    Namun Khofifah membantah bahwa program KKS atau PSKS tersebut merupakan antisipasi dari dampak kenaikan harga BBM. Dia berkilah, program KKS adalah pelaksanaan visi Presiden Joko Widodo saat kampanye, namun baru bisa diluncurkan bertepatan dengan dinaikkannya harga BBM bersubsidi.

    "Yang jelas ini bagian visi-misi presiden pada saat masa kampanye. Dan sekarang di-launching bahwa ini program Indonesia Sehat, Pintar dan Indonesia Sejahtera. Lalu alatnya itu kartu," katanya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tekan Penularan Covid-19, Brimob Polda Jabar Gencar Sosialisasikan Protokol Kesahatan
    Tak Ingin Jadi Claster Penyebaran Covid-19, DPRD Jabar Dukung Pempov Tutup Tempat Wisata
    Wagub Jabar bersama Buruh Serukan Dukungan untuk Rakyat Palestina
    Pemprov Jabar Luncurkan Gebyar Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia
    DPRD Jabar Kecam Kekejian Israel pada Palestina
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads