web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pengemudi Angkot Tolak Kehadiran Ojek Online
    net

    Pengemudi Angkot Tolak Kehadiran Ojek Online

    JuaraNews, Garut – Aksi perekrutan pegawai ojek online di Kabupaten Garut ditentang oleh DPC Organda Garut. Bahkan mereka mengancam akan menggelar aksi demo penolakan terhadap kehadiran ojek online di Garut.

    Sekretaris DPC Organda Kabupaten Garut Yudi Nurcahyadi mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan dari para pengusaha angkutan umum, sopir dan para ojek lokal, akan kehadiran Ojek Online di Garut. Untuk itu semua sepakat untuk menolaknya.

    “Jika perekrutan itu terus dilakukan maka kami akan melakukan aksi menolak mereka,” ucapnya, Senin (17/72017).

    Yudi mengungkapkan sudah berkoordinasi dengan forum angkutan ojek konvensional yang ada di wilayah perkotaan. Bahkan, mereka juga menolak kehadiran Ojek Online tersebut.

    Menurutnya jumlah alat transfortasi di Kabupaten, saat ini sudah terpenuhi seluruhnya, baik angkot, delman maupun ojek. Sehingga, sudah tidak perlu lagi alat transfortasi lainnya termasuk Ojek Online.

    Dirinya berharap dan mendesak agar Pemerintah Kabupaten Garut, untuk segera menghentikan aktivitas rekrutmen pegawai Ojek Online, yang sudah di lakukan. "Kami ingin keluhan ini didengarkan oleh Pemkab Garut, jangan sampai penghaislan sopir angkutan umum, ojeg, kusir delman, semakin terpuruk,” pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Menko PMK Minta Penyusunan Buku Dicek dan Ricek
    Jangan Bebani Pasien Darurat dengan Administrasi
    SKB Program padat Karya Ditandatangani 15 Desember
    RS Siap Tangani Lonjakan Pasien KLB Difteri
    Data Penerima Bansos Diserahkan ke Bank Penyalur
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google