web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Densus 88 Geledah Kediaman Terduga Teroris
    net

    Densus 88 Geledah Kediaman Terduga Teroris

    JuaraNews, Bandung – Tim Densus 88 antiteror menggeledah rumah terduga teroris berinisial AR di Kampung Parigi, Desa Ciparay, Kabupaten Bandung, Kamis (13/7/2017). Sebelumnya, pelaku berhasil menangkap AR pada Kamis pagi di wilayah Ciparay, Kabupaten Bandung.

    "AR berhasil ditangkap Densus 88 antiteror pagi tadi, saat ini dilakukan penggeledahan dikediamannya," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (13/7/2017).

    Menurutnya berdasarkan hasil interogasi sementara, AR diketahui bersama AW, K dan AS berencana akan melakukan pengeboman di beberapa tempat di Kota Bandung. Pada Mei kemarin pun AR akan berencana melakukan pengeboman di Astana Anyar, Kota Bandung namun saat itu bom tidak meledak.

    Para terduga teroris merupakan sel-sel baru Jamaah Ansoruh Daulah (JAD). Dimana, mereka belum terstruktur namun sasarannya sudah ada. Katanya, dari penggeledahan yang dilakukan di kediaman AW, K dan AS di temukan selebaran yang ditulis oleh AW.

    "Yang paling utama selebaran ditulis AW, dia memang akan melakukan rencana melakukan aksi teror di Jawa Barat," ungkapnya.

    Yusri mengatakan dari tiga lokasi yang dilakukan penggeledahan terdapat paspor baru yang saat ini masih didalami akan berangkat kemana para terduga teroris tersebut. Katanya, para terduga teroris ini berkomunikasi melalui media sosial dan handphone. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Gempa di Kawasan Kamojang Bandung Harus Diteliti
    1 Minimarket Ilegal di Kabupaten Bandung Disegel
     986.726 Anak Jadi Sasaran Imunisasi MR
    Pedagang Minta Pembangunan Pasar Disosialisasikan
    Sehari 80% Sampah di Kab. Bandung Tak Terangkut
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.