web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Didemo, Eksekusi Tanah Adat di Kuningan Batal
    net

    Didemo, Eksekusi Tanah Adat di Kuningan Batal

    JuaraNews, Kuningan – Eksekusi tanah adat di Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kuningan ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Langkah tersebut diambil oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuningan Willy Istianawati.

    Sikap tersebut dituangkan dalam berita acara hasil audiensi setelah PN Kuningan di Kabupaten Kuningan didesak ratusan massa aksi unjuk rasa penolak rencana eksekusi tanah adat tersebut, Kamis (13/7/2017).

    Masa aksi datang ke PN Kuningan sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka berasal dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia, LSM Gerakan Masyarakat Pejuang untuk Rakyat, dan kelompok Masyarakat Adat Karuhun Sunda Wiwitan.

    Mereka menuntut PN Kuningan membatalkan eksekusi atas lahan adat  di Cigugur yang direncanakan akan dilaksanakan Kamis (20/7/2017) mendatang. Eksekusi lahan adat terdapat dalam perkara Nomor 07/Pdt.G/2009/PN.Kng antara Rd Djaka Rumantaka sebagai pemohon eksekusi lawan E Kusnadi dan kawan-kawan sebagai para termohon eksekusi.

    Ketua LSM Gempur Okki Satrio, yang juga Ais Pangampih Masyarakat Adat Karuhun Sunda Wiwitan mengatakan luas tanah sengketa dalam perkara itu mencapai sekitar 2 hektare, terbagi dalam dua girik. “Satu girik hutan larangan di seputar lapangan sepak bola Cigugur di tepi jalan menuju Palutungan, dan girik Mayasih mencakup area lahan seputar gedung Cagar Budaya Paseban Tri Panca Tunggal sampai seputar lahan bagian belakang geraja dan Rumah Sakit Sekarkamulyan Cigugur.

    “Kami meminta eksekusi lahan itu dibatalkan,” tegasnya.

    Diketahui, tanah adat Cigugur yang didiami oleh kelompok masyarakat Adat karuhun Sunda Wiwitan itu terancam dieksekusi. Berdasarkan surat pemberitahuan dari Mahkamah Agung RI yang diperoleh baru-baru ini, rencana eksekusi itu akan dilaksanakan Kamis pekan depan. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Wacana Pembentukan Sumedang Barat Menguat
    Mayat Misterius Ditemukan di Perkebunan Teh
    Rem Blong, Truk Seruduk Motor Ibu dan Anak Tewas
    Tersangkut Jaring Saat Melaut Nelayan Tewas
    Pedagang Tolak Tempati Pasar Modern Limbangan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.