web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

     Rumah Sakit di Jabar Wajib Terakrediasi di 2019
    net

    Rumah Sakit di Jabar Wajib Terakrediasi di 2019

    JuaraNews, Bandung – Seluruh rumah sakit di Jawa Barat harus terakreditasi. Hal itu sesuai amanah yang tercantum dalam UU Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit dimana akreditasi rumah sakit menjadi salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh semua Rumah Sakit.

    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, bahwa akreditasi menjadi upaya untuk terus memperbaiki pelayanan kesehatan. Ia pun menginstrusikan Kepala Dinas terkait, supaya bekerja dengan sebaik-baiknya, dan sekeras-kerasnya. Terkhusus pada Kepala Dinas Kesehatan Ia meminta untuk memimpin proses akreditasi ini. 

    “Saya ingin sebelum ayam berkokok pada 2019 nanti seluruh rumah sakit di Jawa Barat sudah terakreditasi,” ucapnya pada Kegiatan Gala Diner bersama para pejabat Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Wilayah Provinsi Jawa Barat, serta para direktur rumah sakit se-Jawa Barat, di Aula Timur Gedung Sate Bandung.

    Hingga bulan Juni 2017, jumlah rumah sakit di Jawa Barat tercatat sebanyak 328 RS. Berdasarkan kepemilikan, terdiri dari Rumah Sakit Pemerintah sebanyak 70 RS (21,34 persen) yang diantaranya; RSUD 44 RS (13,41 persen), RS TNI/POLRI 13 RS (3,96 persen), RS Vertikal 5 RS (1,53 persen), RS KHUSUS PEMERINTAH 5 RS (1,53 persen), RS BUMN 3 RS (0.91 persen). Sementara Rumah Sakit Swasta terdapat sebanyak 258 RS (78,66 persen).

    Adapun berdasarkan Klasifikasi RS, terdiri dari RS Kelas A sebanyak 9 RS seperti di antaranya; RSUP Hasan Sadikin, RSU Santosa Hospital Central Bandung, RSP dr. m. Goenawan Partowidigdo Bogor, RS Jiwa dr. h. Marzoeki Mahdi Bogor, RS Paru dr.h.a Rotinsuli Bandung, RS Mata Cicendo Bandung, RS Jiwa Provinsi Jawa Barat, RSK Gigi dan Mulut Unpad Bandung, dan RSIA Melinda Hospital Bandung. Kemudian RS Kelas B sebanyak 54 RS, RS Kelas C 160 RS, dan RS Kelas D sebanyak 58 RS. Serta masih ada 47 RS dalam proses/ belum penetapan klasifikasi rumah sakit.

    “Berdasarkan Status Kelulusan Akreditasi RS,dari 328 RS yang ada di Jawa Barat, baru 94 RS (28,7 persen) terakreditasi dan ada 234 RS (71,3 persen) dalam proses/ belum akreditasi,” sebutnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar, menjelaskan status kelulusan akreditasi dari 94 RS tersebut yakni, Lulus Paripurna sebanyak 58 RS (61,7 persen), Lulus Utama 4 RS (4,3 persen), Madya 5 RS (5,3 persen), Dasar 1 RS (1, 1 persen), dan Lulus Perdana sebanyak 26 RS (27,6 persen).

    “Upaya-upaya yang sudah dan akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam rangka menuju rumah sakit di Jawa Barat terakreditasi, antara lain mendorong RS Swasta dan Pemerintah segera melakukan proses akreditasi dan reakreditasi,” kata Dodo. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Hanura Belum Putuskan Dukungan di Pilgub Jabar
    PT KAI Minta Masyarakat Waspadai Penipuan
    Megawati Minta Kader PDIP Meningkatkan Kekuatan
    Kodam III Siliwangi Latihan Pengamanan Tamu VVIP
    Persib Jamu Persija, Mobil Pelat B Dijamin Aman
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.