web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Yossi Pendaftar Terakhir Konvensi Partai Demokrat
    net Yossi keembalikan formulir pendaftaran konvensi

    pilwalkot bandung

    Yossi Pendaftar Terakhir Konvensi Partai Demokrat

    JuaraNews, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Yossi Irianto menjadi pendaftar terakhir konvensi calon wali kota (cawalkot) Partai Demokrat menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018.

    Yossi mendatangi Kantor DPC Demokrat Kota Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung untuk mengembalikan berkas formulir pencalonan konvensi Demokrat, Senin (10/7/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.

    Yossi mengaku maju dalam konvensi ini dengan melewati berbagai pertimbangan. Sebagai seorang birokrat di Pemkoy Bandung, Yossi memiliki harapan agar pelayanan publik lebih baik lagi sesuai harapan warga.

    "Visi misi saya itu ingin mempertahankan sesuatu yang telah baik. Bandung ini kota metropolitan yang telah dikenal banyak orang. Maka, saya tentu ingin memberikan sumbangsih menjawab tantangan global saat ini," ungkap Yossi.

    Pada pencalonannya ini, Yossi mengusung tagline 'Merakyat dan Melayani' dengan konsep sustainbility atau keberlanjutan.

    "Konsep melayani itu, adalah peran organisasi dalam memberikan pelayanan dan tanggung jawab kepada masyarakat. Sedangkan merakyat merupakan bagian penting dari pelayanan karena kekuatannya ada di masyarakat," papar Yossi.

    Menurut Yossi, banyak hal yang harus dituntaskan, bukan hanya masalah PKL Cicadas dan jalan, melainkan permasalahan Kota Bandung sangat multikompleks. "Maka saya perlu beranikan diri melamar di Demokrat untuk menjadi bagian dalam menata Kota Bandung agar tercipta clean government," tegas Yossi.

    Soal izin dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai atasnnya, Yossi menyebutkan, Emil memberikan apresiasi akan langkahnya untuk maju pada bursa Pilwalkot Bandung 2018. Terlebih dengan visi dan misi yang dibawanya dalam menyejahterakan Kota Bandung.

    "Saya memberikan jaminan 200 persen bahwa pelayanan pemerintah tidak akan terganggu sedikitpun. Kalau memang maju, maka Desember nanti mengundurkan diri dan komitmen," tandasnya.

    Pendaftaran bakal calon wali kota dari Demokrat sendiri resmi ditutup pada Senin (10/7/2017) malam, sejak dibuka pada Kamis (6/7/2017). Dengan mendaftarnya Yossi, total ada 11 bakal calon yang akan mengikuti konvensi atau penjaringan.

    Ke-11 bakal calon tersebet, yakni Priana Wirasaputra (Kadis KUKM), Silvariyadi Rahman (pengusaha), Doni Mulyana (Kader Demokrat) , Fiki Satari (Ketua Karang Taruna Kota Bandung), Khaerul Umam, Tomtom Dabulqomar (Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Bandung), Entang Suryaman (Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Bandung), Chairul Yakin Hidayat (Pengurus DPP Partai Demokrat ), Jumhur Hidayat (mantan Kepala BNP2TKI), Samsi Salmon (Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Bandung), dan Yossi Irianto (Sekda Kota Bandung).

    "Kami cukup bangga dan bahagia banyak tokoh yang menyalonkan dari partai ini. Apalagi, kami juga kedatangan tokoh Bandung yang miliki elektabilitas tinggi yang merupakan senior di lingkungan Bandung. Dan kami yakin beliau (Yossi) miliki konsep untuk membangun Bandung," ujar Ketua Tim Penjaringan DPC Demokrat Kota Bandung Aan Andi.

    Aan berharap dalam konvensi ini bisa terkumpul ide gagasan membangun Bandung. "Semoga konvensi ini dapat menjadi ajang adu konsep, ide, dan gagasan yang dapat diterima warga Bandung. Nanti, kami akan launching mengundang warga untuk mengenal siapa saja calon yang akan kami usung," paparnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
     Baru Dicoba, Mesin Parkir Elektronik Dirusak
    Cegah Aksi Bullying, Polisi Datang ke Sekolah
    Dishub Jabar Masih Hitung Kuota Taksi Online
     Mediasi SP FKPDB dan Managemen Damri Batal
    Persib jamu Persija, Polda Terjunkan Penjinak Bom
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.