web stats service from statcounter

Hot News

  • Pertaruhan Harga Diri di El-Clasico
    Pertaruhan Harga Diri di El-Clasico
    • 22 Juli 2017 | 05:21:00 WIB

    LAGA antara Persib menjamu Persija dipastikan berlangsung panas dan sengit di Stadion Gelora Bandung Lautan Ap, Kota Bandung, Sabtu (22/7/2016) malam ini.

Inspirasi

    PPDB SMA Diwarnai Banyak Keluhan Orang Tua Siswa
    net ilustrasi

    PPDB SMA Diwarnai Banyak Keluhan Orang Tua Siswa

    JuaraNews, Bandung - Ketua Tim Pemantau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Iwan Hermawan mengaku banyak menerima laporan pengaduan dari para orang tua siswa yang mengikuti seleksi PPDB 2017 jalur akademik tingkat SMA dan SMK.

    Salah satu kasus yang terjadi pada PPDB kali ini, yakni hilangnya nama siswa yang memiliki nilai Ujian Nasional (UN) di atas passing grade di sekolah tujuan. Saat mengecek pada Minggu (9/7/2017), nama calon siswa menghilang dari data pendaftar di laman http://ppdb.jabarprov.go.id. Selain tu, ada calon siswa lain yang nilai UN lebih kecil, tetap bertengger di data pendaftar.

    Iwan menegaskan, perlu ditelusuri dimana kesalahan yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi siswa, terutama untuk tingkat di SMA yang banyak terjadi kesalahan.

    "Di SMK tidak ada kendala. Saya pikir, tim IT perlu mengecek kelemahan ini. Jangan sampai ada siswa yang dirugikan," kata Iwan.

    Salah satu kasus tersebut menimpa anak dari Roni yang awalnya diterima di pilihan 2, SMAN 9 Bandung. Di pilihan pertama, SMAN 1, gagal karena nilai UN 33,6 itu di bawah passing grade. Pada Sabtu (8/7/2017), nama ananya masih bertahan. Malah di peringkat 30 besar. Namun, kini juga menghilang.

    "Saya memerlukan penjelasan atas kondisi ini. Karena anak saya tergeser tapi nilai yang jauh di bawahnya tetap ada," ujar Roni.

    Menanggapi hal tersebut, Iwan menyebutkan, sekolah akan dihadapkan dengan over kuota, ketika data siswa yang hilang itu kembali diakomodir dan dimasukan ke dalam sistem.

    Dia berharap Disdik segera mengakomodiasi para siswa yang datanya hilang dan siswa yang terangkat passing gradenya karena datanya hilang.

    “Calon peserta didik yang datanya hilang dan tetap tidak ada di PPDB online maka harus diakomodir di sekolah yang di tuju. Namun ini akan mengakibatkan over kuota si SMA tsb. Namun jika yang sudah tercantum di hasil seleksi tergeser oleh calon peserta didik yang datanya hilang ini juga akan jadi masalah baru,” papar Iwan.

    Asisten Ombudsman Perwakilan Jabar Noer Adhe Purnama menyebutkan, beberapa sekolah terpaksa harus menyaring data pendaftar. Adhe menyebutkan nama pendaftar di pilihan 1 dan 2, tercampur sehingga panitia harus memisahkannya. "Ada nama pendaftar yang merupakan limpahan pilihan 2 yang masih tercampur," ucap Adhe.

    Adhe menyebutkan, sistem IT yang menjadi etalase transparansi pelaksanaan PPDB harus cepat diperbaiki. Adanya informasi yang cepat di laman resmi dapat mengurangi kecurigaan masyarakat dari praktik-praktik penyalahgunaan dalam PPDB.

    Pengumuman PPDB untuk tingkat SMA dan SMK yang rencananya diumumkan pada Senin (10/7/2017) pukul 14.00 WIB diundur menjadi pukul 23.30 WIB. Pengumuman tentang hasil seleksi PPDB SMA dam SMK yang disampaikan pihak Dinas Pendidikan Jabar melalui surat edaran yang diunggah di website ppdb.jabarprov.go.id. Alasan diundurnya pun dikarenakan masih ada data yang harus di-upload ke server PPDB. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Sopir-Kernet Tewas Tergencet Saat Truk Tabrakan
    Kontak Tani Minta Jumlah Kelompok Tani Didata Lagi
    Avanza Tubruk Truk, 2 Tewas 1 Kritis
     Berteduh di Warung, Warga Tewas Tersambar Petir
    Kuras Sumur Warga Malah Temukan Mortir Aktif
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.