web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemkot Kerahkan Alat Berat Atasi Tumpukan Sampah
    net Sekda Kota Bandung Yossi Irianto

    Pemkot Kerahkan Alat Berat Atasi Tumpukan Sampah

    JuaraNews, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menurunkan alat berat untuk menuntaskan persoalan sampah di Kelurahan Cibangkong, Kecamatan Batununggal. Upaya penunantasan ini ditargetkan selesai pekan depan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Yossi Irianto menyatakan, mengingat banyaknya volume sampa. Pihaknya akan meminta bantuan pasukan Zipur melalui Kodim untuk menurunkan alat berat. Jika alat berat sudah bisa masuk, 3 hari kemudian permasalahan sampah Cibangkong akan tuntas.

    “Karena sulit membuang sampah sebanyak itu, kami akan meminta bantuan Zipur untuk menurunkan alat berat. Kalau perlu hari Sabtu sudah mulai. Kalau Sabtu sudah mulai, minggu depan persoalan sampah di Cibangkong bisa terselesaikan,” tutur Sekda di Balaikota Bandung, seusai acara Halal Bihalal ASN Kota Bandung, pekan lalu.

    Yossi menuturkan, secara formal permohonan bantuan kepada Zipur melalui Kodim sudah dilakukan dengan mengirimkan suratnya.

    "Secara personal pun, selaku Sekda, saya sudah menghubungi Dandim untuk minta bantuan personal dalam mendukung DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan), PD Kebersihan dan Gober untuk menyelesaikan permasalahan sampah tersebut," jelasnya.

    Agar tidak terjadi lagi penumpukan sampah, Pemkot sudah melarang masyarakat di 3 RW Kelurahan Cibangkong untuk tidak membuang sampah ke tempat tersebut. Kalau melanggar, mereka akan dikenakan sanksi pelanggaran terhadap Perda Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3).

    “Kami memastikan ini tidak akan terjadi lagi. Kami pun sudah mengamanatkan aparat kewilayahan untuk melakukan penungguan oleh Linmas dan Satpol PP di tempat tersebut,” ungkapnya.

    Dihubungi melalui sambungan telepon, Kepala DLHK Kota Bandung Salman Fauzi menambahkan, TPS liar di Kelurahan Cibangkong sudah ditutup. Ditutup di sini dalam pengertian bukan persoalan legal atau ilegal. Melainkan masyarakat sudah diminta untuk tidak membuang sampah ke TPS itu.

    “Solusinya, sesuai dengan hasil koordinasi dengan kewilayahan, masyarakat nantinya membuang sampah ke Triseda yang ada di tiap RW. Triseda itu nantinya bergerak untuk membuang sampahnya ke kontainer mobile yang disimpan di sekitar Jalan Laswi,” terangnya.

    Salman memastikan, kontainer mobile yang stand by dari jam 06.00-09.00 WIB tersebut mampu menampung volume sampah yang dihasilkan masyarakat di ketiga RW di Kelurahan Cibangkong. Kalaupun kurang, Pemkot Bandung siap melakukan penambahan kontainer mobile.

    “Masyarakat di 3 RW di Cibangkong nantinya bisa buang sampah ke Triseda atau kontainer mobile antara pukul 06.00-09.00 WIB. Jangan sampai ada yang membuang sampah ke TPS liar itu lagi. Kalau tidak, mereka akan disanksi sesuai dengan Perda K3,” pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
     Polda Jabar OTT Pejabat yang Lakukan Pungli
     DPRD Jabar Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Lama
    Atasi PKL dan Parkir Liar, Pemkot Gandeng Denpom
    Sopir Ngantuk, Fortuner Tabrak Toko Buku di Braga
    Museum Kota Bandung Segera Dibuka
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018