web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kehadiran Ojek Online di Garut Diprotes
    net

    Kehadiran Ojek Online di Garut Diprotes

    JuaraNews, Garut - Kehadiran ojek online atau Gojek di Kabupaten Garut mulai dikhawatirkan oleh para ojek konvensional. Bukan hanya itu warga pun ada yang setuju tapi ada juga yang tidak setuju dengan rencana itu.

    Saat ini perusahaan Gojek Online sudah mulai melakukan penerimaan calon pegawai. Bahkan, informasinya sudah disebarluaskan di sejumlah media sosial dan grup BBM masangger. Sedangkan izin operasionalnya masih belum ditempuh.

    Salah seorang ojek konvensional dari Kecamatan Cibatu, Oco, mengaku tidak setuju dengan rencana kehadiran Gojek. Dia beralasan karena akan berdampak terhadap penghasilan yang selama ini diperolehnya.

    "Saya dan yang lain tentu tidak setuju karena penghasilan kami yang sudah menurun bisa tambah turun,” ucapnya.

    Menurutnya saat ini jumlah pelanggan sudah sangat berkurang. Terlebih, saat ini warga sudah yang banyak memiliki kendaraan roda dua. Sehingga, jika hendak berpergian sudah banyak yang tidak menggunakan jasa ojek tradisional.

    Tokoh masyarakat Garut Roni Faisal Adam juga sangat menyangkan dengan sudah ada langkah penerimaan calon pegawai Gojek Online. Padahal, sampai saat ini izin operasionalnya tidak ada termasuk keberadaan kantornya.

    "Banyak yang sudah mengeluhkan dengan akan hadirnya Gojek Online di Kabupaten Garut, khususnya dari para pengemudi ojek tradisional," kata dia. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Suat Pemberhentian Sekda Jabar Dikirim ke Presiden
    Tak Setuju Angkutan Online Tukan Ojeg Demo ke DPRD
    Terkait Drajat, Bupati Dituding Melanggar Perda
     Tertangkap Tangan, Pencuri Hewan Nyaris Digebugi
    Warga Ciasem Subang Laporkan Kadesnya ke Kejaksaan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.