web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Dishub Jabar Segera Putuskan Tarif Angkutan Online
    net

    Dishub Jabar Segera Putuskan Tarif Angkutan Online

    JuaraNews, Bandung – Dishub Jabar langsung menindaklanjuti Permenhub Nomor 26 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang. Hal itu seiring dengan terbitnya surat edaran dirjen hubungan darat pada tanggal 30 Juni 2017 tentang pedoman implementasi Permenhub No 26/2017.

    Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, adanya surat edaran dirjen tersebut terkait pedoman atau pentunjuk implementasinya, maka Pergub dinilai tidak lagi dibutuhkan untuk taksi online. Sebab aturan yang ditetapkan pun sudah begitu jelas, termasuk soal tarif dan STNK.

    "Ada sepuluh poin yang perlu ditindaklanjuti, di antaranya yang pertama soal rencana kebutuhan angkutan sewa khusus atau kuota yang ditetapkan gubernur," sebutnya Kamis (6/7/2017).

    Nantinya keputusan kuota tersebut merupakan hasil konsultasi pemerintah provinsi dengan dirjen hubungan darat untuk mendapat rekomendasi kuota taksi online. Akan tetapi dirinya masih menutup jumlah perkiraan kuota yang akan dikonsultasikan kepada kementrian perhubungan nantinya. Untuk itu pihaknya akan melakukan rapat kordinasi dengan pemerintah kota dan kabupaten dan pengusaha transportasi online.

    Disinggung kuota yang ideal, Dedi belum mengetahui karena kebutuhan yang berbeda-beda di masing-masing daerah. “Kebijakannya berbeda-beda, karena itu butuh pembahasan dengan Dishub kota/kabupaten,” pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Hanura Belum Putuskan Dukungan di Pilgub Jabar
    PT KAI Minta Masyarakat Waspadai Penipuan
    Megawati Minta Kader PDIP Meningkatkan Kekuatan
    Kodam III Siliwangi Latihan Pengamanan Tamu VVIP
    Persib Jamu Persija, Mobil Pelat B Dijamin Aman
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.