web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Sebarkan Info Hoax Soal Teroris Warga Dicokok
    net

    Sebarkan Info Hoax Soal Teroris Warga Dicokok

    JuaraNews, Subang – Seorang warga Subang terpaksa diamankan oleh polisi karena menyebarkan informasi hoax terkait pendaftaran anggota teroris. Informasi tersebut disebarkan dan terendus di akun media sosial Facebook dengan nama Den Ganjar (Malaikat).

    Dalam postingannya di media sosial, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang cilok dan susu ini menuliskan Penerimaan Pendaftararan Teroris TAB Biru Hitam tgl. 3/10 Juli 2017. Misi : Menggulingkan Pemerintah Republik Indonesia Hub pbulik figur / WA 08139510 9520 Jalan Kalijati Raya No 08 Subang Jawa barat. Pendaftaran Online : www.orbit-matahari.com. Postingan tersebut kemudian dilaporkan salah seorang tokoh agama di Kecamatan Kalijati, Oking, ke Mapolres Subang.

    Kapolres Subang AKBP Yudhi Sulistianto Wahid melalui Kasat Intelkam AKP Sonson Sudarsono didampingi Kapolsek Kalijati AKP Joni Wardi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pencarian kepada pemilik akun tersebut. “Yang bersangkutan sudah berhasil ditemukan dan kami amankan untuk dimintai keterangan,” ucapnya.

    Dia tidak membantah telah menulis berbagai  informasi soal, termasuk  penerimaan pendaftaran teroris tetapi tidak ada maksud lain. “Tulisan status yang diunggah di akunnya itu hoax  untuk penerimaan (teroris), tidak benar. Bahkan hasil pemeriksaan yang bersangkutan mengalami stress semenjak bercerai dengan isterinya pada tahun 2011,“ imbuhnya. (*)

     

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Suat Pemberhentian Sekda Jabar Dikirim ke Presiden
    Tak Setuju Angkutan Online Tukan Ojeg Demo ke DPRD
    Terkait Drajat, Bupati Dituding Melanggar Perda
     Tertangkap Tangan, Pencuri Hewan Nyaris Digebugi
    Warga Ciasem Subang Laporkan Kadesnya ke Kejaksaan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.