web stats service from statcounter

Hot News

  • Gomez: Tak Ada Pemain Bintang di Persib
    Gomez: Tak Ada Pemain Bintang di Persib
    • 11 Desember 2017 | 08:42:00 WIB

    MARIO Gomez menilai tim Persib tak terlalu berbeda dengan mantan timnya di Liga Super Malaysia musim lalu, Johor Darul Ta'zim (JDT).

Inspirasi

    Hoax Menara Masjid Raya Roboh, 2 Bocah Luka Berat
    net Taman Alun-alun depan Masjid Raya Bandung

    Hoax Menara Masjid Raya Roboh, 2 Bocah Luka Berat

    JuaraNews, Bandung - Dua anak mengalami cedera berat setelah beredar berita hoax bawah menara Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat di kawasan Alun-alun Kota Bandung, akan roboh, Senin (26/6/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

    Kedua bocah yang jatuh dari lapangan Taman Alun-alun ke basement tersebut, yakni Adam (10) dan M Rizki (10), keduanya warga Jalan Cijerah, Gang Siti Maemunah, RT 01/04, Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung. Adam mengalami patah tulang pada bagian paha kiri, sedaangkan mendapat luka sobek di bagian kepala belakang. Keduanya pun langsung dilarikan ke rumah sakit.

    "Dua anak kecil jatuh dari lapangan ke basement. Yang satu patah kaki, yang satu kepala belakang sobek," ujar anggota Satpol PP Kota Bandung, Isan, Senin (26/6/2017).

    "Itu (menara roboh) cuma hoax. Gara-gara tadi siang anginnya kencang banget. Jadi seakan-akan seperti mau roboh menaranya. Provokatornya teriak-teriak, jadinya yang lain juga panik," sambungnya.

    Kejadian ini bermula saat seseorang berteriak meminta orang-orang menjauh di Masjid Raya Bandung dan Alun-alun Bandung. Dia menyatakan bahwa menara Masjid Raya Bandung akan roboh. Teriakan orang itu segera membuat banyak orang panik dan berhamburan berusaha menyelamatkan diri.

    Adam dan Rizki menjadi korban, karena terseret jauh berusah menjauh dari masjid, di antara desakan massa yang panik. Keduanya pun akhirnya jatuh dari taman ke basement yang berketinggian sekitar 4 meter, setelah terseret warga yang panik.

    Sejumlah orang pun mengaku kehilangan barang bawaan karena panik dan berdesak-desakan dengan orang banyak. "Ada beberapa tas yang hilang, untuk saat ini pihak kepolisian sedang menyelidiki," ujar Isan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    37 Pengusaha Raih Penghargaan Taat Pajak
    Jamkrindo dan BPR Kota Bandung Teken MoU
    YBM BRI Gelar Pelatihan Kapasitas Pendidik Pontren
    Jelang Tahun Baru, Polisi Amankan 200 Preman
    Masuk Museum Gedung Sate Gratis hingga Akhir Tahun
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Pilwalkot Bandung 2018