web stats service from statcounter

Hot News

  • PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    • 16 Agustus 2017 | 18:07:00 WIB

    STRIKER Persib Tantan masih belum terlihat berlatih dengan tim Maung Bandung pada sesi latihan kedua di Lapangan Lodaya, Rabu (16/8/2017).

Inspirasi

    Dunia Berlomba Buat Kapal Kargo Otonom
    Kapal kargo otonom rancangan Rolls-Royce.

    Dunia Berlomba Buat Kapal Kargo Otonom

    JuaraNews – Teknologi otonom berkembang pesat. Bukan hanya untuk mobil. Kini banyak perusahaan teknologi dari berbagai negara mengembangkan kapal kargo otonom tanpa nakhoda.

    Mereka menganggap kapal kargo otonom lebih efisien dan efektif. Kongsberg, perusahaan teknik maritim dari Norwegia dan Yara International ASA, perusahaan kimia terbesar di Norwegia, mengumumkan rencana produksi kapal kargo otonom dan bertenaga listrik. Kapal tersebut direncanakan akan beroperasi tahun depan.

    Kongsberg kini mengembangkan sistem baterei, sistem kelistrikan, dan seluruh komponen navigasi otonom. Sedangkan Yara International ASA akan mengoperasikan dan memanfaatkan kapal tersebut. "Konsep kapal otonom dikembangkan bersama Yara Birkeland untuk kontribusi terhadap dampak lingkungan yang lebih baik," kata Presiden dan CEO Konsberg Geir Haoy.

    Dia menambahkan konsep baru tersebut sebagai langkah besar untuk meningkatkan model transportasi secara umum. Proyek tersebut bertujuan untuk menggantikan transportasi darat. “Kami ingin menggantikan kapal kargo yang lebih besar,” ungkap Geir.

    Geir mengemukakan, sistem monitor dan kontrol telah dikembangkan untuk operasional kapal kargo tanpa awak dan bisa dioperasi dengan memperhatikan keselamatan. Kongsberg telah mengembangkan sistem otonom tersebut selama beberapa dekade berdasarkan pengalaman.

    Sistem otonom dikembambangkan berdasarkan sistem sensor, kontrol, dan komunikasi dalam seluruh area operasi kapal. "Sedangkan Yara Birkeland akan menjadi benckmark untuk aplikasi teknologi maritim inovatif ramah lingkungan dan efisien," tutur dia.

    Yara International ASA mengucurkan dana untuk menyukseskan proyek tersebut. Rencananya, kapal supercanggih ini akan digunakan untuk transportasi laut antara pelabuhan di Brevij dan Larvik. Selama ini, kedua wilayah itu selalu menggunakan transportasi darat. Sekitar 100 truk diesel berlalu lintas di kedua wilayah setiap hari.

    Presiden dan CEO Yara, Svein Tore Holsether mengatakan, sebagai perusahan pupuk yang ingin melindungi planet, investasi ke kapal tanpa emisi sesuai strategi perusahaan. "Kami siap bekerja sama dengan Konsberg untuk merealisasikan kapal kargo elektrik pertama agar bisa beroperasi," ungkap Svein.

    Nantinya, kapal kargo supercanggih itu juga akan digunakan untuk mengantar produk ke berbagai negara di dunia. "Kapal kargo itu tanpa debu dan emisi serta tidak ada suara berisik," ujar Svein.

    Teknologi otonom untuk kapal laut juga tengah dikembangkan oleh Rolls-Royce. Mereka mengembangkan Advanced Autonomous Waterborne Applications Initiative (AAWA) yang menghasilkan kapal kargo otonom dengan berbasis teknologi remote. Kapal kargo Rolls-Royce diperkirakan akan beroperasi pada 2020.

    “Ini benar-benar terjadi! Jika tidak terjadi sekarang, kapan?” kata Wakil Presiden Inovasi Rolls-Royce Oskar Levander.

    Penelitian tentang kapal otonom tersebut juga fokus kepada implikasi keamanan dan keselamatan. Kapal itu didesain untuk bisa beroperasi berdasarkan remote atau jarak jauh. Dimensi regulasi dan hukum juga sudah kaji mendalam. “Kami siap untuk menyuplai kapal tersebut secara komersial dalam jangka menengah,” tutur Oskar.

    Rolls-Royce juga bekerja sama dengan para peneliti dari universitas di Finlandia yang berpengalaman, termasuk Universitas Teknologi Tampere, Universitas Aalto dan Universitas Turku. Rolls-Royce juga mengajak kerja sama industri maritim yang sudah berpengalam, seperti Brighthouse NAPA, Deltamarin, DNV GL, dan Inmarsat.  Proyek tersebut juga didukung para pengusaha dan operator kapal kargo.

    Rolls-Royce mengungkapkan kapal tersebut akan lebih murah dioperasikan. Selain itu, kapal tersebut juga bisa menamung lebih banyak kontainer dibandingkan kapalmanual. “Kapal kargo otonom akan segera terealisir pada awal 2020,” ungkap Levander.

    Untuk menangkal peretasan, Rolls-Royce bekerja sama dengan MacGregor, anak perusahaan Cargotec dari Finlandia, untuk mengeksplorasi dampak otonomi navigasi dan sistem penanganan kargo di pelabuhan. MacGregor merupakan perusahaan yang menyediakan layanan solusi pengelolaan kargo dan kapal container. Mereka memiliki teknologi yang bisa digunakan untuk mendukung Rolls-Royce. (*)

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Suami Paksa Aborsi 4 Kali, Istri Tewas
    Pelari Ini Menang Adu Cepat Lawan Jet Tempur
    Gara-gara Meme, Winnie the Pooh Disensor
    Perempuan Ini Hancurkan Karya Seni Rp2,6 M
    Dunia Berlomba Buat Kapal Kargo Otonom
    Berita Terdahulu