web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Aher Larang PNS Pemprov Mudik Pakai Mobil Dinas
    net

    Aher Larang PNS Pemprov Mudik Pakai Mobil Dinas

    JuaraNews, Bandung - PNS di lingkungan Pemprov Jabar dilarang untuk menggunakan mobil dinas sebagai kendaraan untuk mudik. Hal itu ditegaskan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

    "Kami mengikuti kebijakan Kementerian PANRB bahwa mobil dinas tidak boleh dipakai mudik,” ucapnya, Rabu (14/6/2017).

    Aher mengatakan kebijakan ini sama seperti tahun 2016 lalu. Kebijakan tersebut mengikuti aturan yang telah dipublikasikan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Dimana kebijakan itu selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan surat pemberitahuan ke setiap OPD.

    "Kalau dilanggar ada sanki moral dan teguran. Tapi yang jelas ini urusan moral maka tegakkan. Jangan campurkan urusan pribadi dan negara," tegasnya.

    Sementara itu situs resmi Kementerian PANRB menjelaskan ‎Pemerintah kembali menegaskan agar aparatur negara tidak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan mudik saat lebaran. Ketentuan itu sudah diatur dalam Peraturan Menetri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

    Menteri PANRB Asman Abnur menyampaikan hal itu usai menghadiri rapat koordinasi khusus tingkat menteri di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Senin 12 Juni 2017. “Kendaraan dinas operasional hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi,” sebutnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    PKS-Gerindra Pastikan Usung Demiz-Syaikhu
    Pemkot Luncurkan Kartu Bandung Juara
    Dua Korban Bunuh Diri Luka Parah di Kepala
    Demiz Minta Disdukcapil Kebut Perekaman E-KTP
    Sekda Jabar Siap Hadiri Panggilan KASN
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.