web stats service from statcounter

Hot News

  • PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    PersiTantan Terancam Absen lawan Persegres
    • 16 Agustus 2017 | 18:07:00 WIB

    STRIKER Persib Tantan masih belum terlihat berlatih dengan tim Maung Bandung pada sesi latihan kedua di Lapangan Lodaya, Rabu (16/8/2017).

Inspirasi

    Rebutan Air, Mertua Cangkul Menantu hingga Tewas
    net

    Rebutan Air, Mertua Cangkul Menantu hingga Tewas

    JuaraNews, Tasikmalaya - Akibat rebutan air untuk mengairi sawah Hapidin (40) tewas karena dibacok dengan menggunakan cangkul oleh mertuanya sendiri yang bernama Buloh (56). Mereka adalah sesama warga Sumelap, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.

    Korban sempat dilarikan ke RSUD dr Soekardjo untuk mendapatkan perawatan. Namun akibat luka parah yang diderita akhirnya korban menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit tersebut.

    Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Adi Nugraha mengatakan, korban Hapidin (40) saat itu cekcok dengan pelaku Buloh (58) yakni mertuanya sendiri terkait aliran air irigasi. Saat itu pelaku sedang membetulkan aliran air di sawah miliknya di kawasan Sumelap Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya, Selasa (5/6/2017).

    Pada saat Hapidin menanyakan aliran air yang sedang dibetulkan oleh mertuanya, bukannya jawaban melainkan pelaku malah mencangkul korban Hapidin tepat pada bagian kepala. Korban seketika roboh akibat luka parah, hingga korban dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan bantuan medis dan meninggal beberapa jam kemudian.

    "Pelaku penganiayaa ini dijerat dengan pasal 351KUHPidana dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun," ucapnya seraya menambahkan selain mengamankan pelaku petugas juga mengamankan barang bukti sebuah cangkul yang digunakan untuk membacok korban. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    JPU tak Persoalkan Ketidakhadiran Ahok
    PAN Siapkan 3 Kader untuk Calon Wakil Gubernur
    Siap Bekoalisi, PKB Sodorkan Calon Wakil Gubernur
    Demiz: Sekarang Sudah 99,99 Persen
    Kemarau, Sawah di Karawang Banyak Dibiarkan
    Berita Terdahulu

    Advertisement On Google