web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Uang Palsu Rp 1,6 Juta Ditemukan di Pasar Cikajang
    net

    Uang Palsu Rp 1,6 Juta Ditemukan di Pasar Cikajang

    JuaraNews, Garut – Uang palsu ditemukan beredar di Pasar Cikajang, Kabupaten Garut. Diduga peredarannya memanfaatkan momentum puasa dan menjelang lebaran yang ramai oleh aktivitas jual beli.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan, peredaran uang palsu itu terjadi saat ramai aktivitas perdagangan di bulan Ramadan. Namun hal itu terungkap setelah pedagang mencurigai bentuk uang yang tidak mirip dengan aslinya.

    "Peredaran uang palsu itu diketahui oleh pedagang dan langsung menyerahkan uang palsu tersebut ke Polsek Cikajang untuk diamankan,"  ungkap Yusri, Kamis (8/6/2017).

    Saat ini petugas dari Polsek Cikajang telah mengamankan uang palsu dari para pedagang Pasar Cikajang sebesar Rp 1.680.000. Rincian pecahan uang seratus ribu sebanyak 12 lembar dan lima puluh ribu sebanyak sembilan lembar. Selain pecahan nominal besar, ditemukan juga pecahan uang kertas palsu dua puluh ribu dan sepuluh ribu masing-masing satu lembar.

    Dia mengungkapkan, peredaran uang palsu itu terungkap ketika Ketua Ikatan Warga Pasar Cikajang yang setiap tahun mengundang pihak Bank Indonesia melaksanakan sosialisasi uang palsu. Pihak Bank Indonesia kemudian menyosialisasikan dan memperkenalkan kepada para pedagang dalam cara mendeteksi uang kertas asli dan palsu.

    "Pihak Bank Indonesia yang memberikan pengetahuan bagaimana mendeteksi uang palsu yang masih marak ditemukan di masyarakat,” imbuhnya.  (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Berita Lainnya
    Wacana Pembentukan Sumedang Barat Menguat
    Mayat Misterius Ditemukan di Perkebunan Teh
    Rem Blong, Truk Seruduk Motor Ibu dan Anak Tewas
    Tersangkut Jaring Saat Melaut Nelayan Tewas
    Pedagang Tolak Tempati Pasar Modern Limbangan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.