web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Barongsai Awalnya untuk Mengusir Pasukan Gajah
    net

    Barongsai Awalnya untuk Mengusir Pasukan Gajah

    • Selasa, 17 Februari 2015 | 07:01:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews - Barongsai sudah menjadi tarian wajib saat perayaan Imlek. Sambil diiringi musik tradisional, tarian yang dilakukan dua orang itu sambil mengenakan sarung yang menyerupai singa. Tahukan Anda, barongsai telah populer sejak zaman Dinasti Selatan-Utara (Nan Bei) pada 420-589 Masehi.

    Kala itu, pasukan dari Raja Song Wen Di kewalahan menghadapi serangan pasukan gajah Raja Fan Yang dari Negeri Lin Yi. Seorang panglima perang bernama Zhong Que membuat tiruan boneka singa untuk mengusir pasukan Raja Fan itu. Ternyata upaya itu sukses hingga akhirnya tarian barongsai melegenda.

    Dalam perkembangannya, terdapat dua gerakan barongsai yakni gerakan antara Singa Utara dan Singa Selatan. Singa Selatan terkenal dengan gerakan kepalanya yang keras dan melonjak-lonjak seiring dengan tabuhan gong dan tambur. Sedangkan gerakan Singa Utara cenderung lebih lincah dan penuh dinamika karena memiliki empat kaki.

    Gerakan utama dari tarian barongsai adalah gerakan singa memakan angpau berisi uang yang disebut dengan istilah Lay See. Di atas amplop tersebut biasanya ditempeli sayuran selada air yang melambangkan hadiah bagi sang singa. Proses memakan Lay See ini berlangsung sekitar separuh bagian dari seluruh tarian singa. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Daan Mogot, Pahlawan Nasional Termuda
    5 Fakta Imlek yang Belum Banyak Diketahui Orang
    Susi: Saya Senang, Berarti Dianggap Pintar Dong
    Putusan Presiden Tunisia soal Poligami Bikin Heboh
    Ini Masjid Tempat Salat Jumat setelah Proklamasi

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.