web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Tak Lunasi BPIH, 57 Calon Haji di Jabar Diganti
    net

    Tak Lunasi BPIH, 57 Calon Haji di Jabar Diganti

    JuaraNews, Bandung - Sebanyak 57 calon haji di Jawa Barat tidak melunasi Biaya Pelunasan Ibadah Haji (BPIH) hingga penutupan tahap kedua pada 2 Juni lalu. Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Pelayanan Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Azam Mustajam.

    Dia mengatakan dari jumlah kuota haji Jawa Barat tahun 2017 yang mencapai 38.593 jamaah ada 57 calon haji yang tidak melunasi BPIH. “Hingga penutupan pelunasan BPIH tahap kedua pada 2 Juni lalu ada 57 calon haji yang tidak melakukan pelunasan,” kata dia.

    Para calon jamaah haji ini terdiri dari 13 Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Diantaranya, 10 calhaj berasal dari Kota Bandung, 1 orang dari Kota Bogor, 4 calhaj dari Kabupaten Bogor, 6 jamaah dari Kabupaten Sukabumi dan masing-masing 1 calon haji dari Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

    Selain itu, 5 calon jamaah haji asal Kabupaten Bandung, 5 calhaj dari Kabupaten Garut, 4 jamaah dari Kabupaten Tasikmalaya, 2 dari Kabupaten Cirebon, 12 Kota Bekasi, 4 Kota Depok dan 2 orang dari Kota Cimahi.

    Dengan kejadian ini maka otomatis jatah kuota yang tidak melunasi ini akan digantikan oleh jamaah haji sesuai dengan kuota cadangan dimasing-masing Kabupaten/Kota. “Jamaah haji cadangan yang menggantikan mereka yang tidak melakukan pelunasan itu adalah mereka yang menjadi prioritas haji tahun depan," tuturnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wings Air Siap Layani Rute Halim-Wiriadinata
    Tenang, Stok Daging Sapi di Kota Bandung Aman
    2.489 Keluarga Dapat Bantuan Pangan Non Tunai
    Aher Didaulat Jadi Khotib Salat Id di Gasibu
    Pemkot Serahkan Pembangunan Kiaracondong ke PT MCP
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.