web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Bayi Perempuan Dibuang di Depan Kios Beras
    net

    Bayi Perempuan Dibuang di Depan Kios Beras

    JuaraNews, Kuningan - Seorang bayi perempuan ditemukan di depan pintu kos beras milik warga di Desa Kasturi, Kecamatan/Kabupaten Kuningan, Selasa (6/6/2017).

    Pemilik kios beras Euis Aisah (42) mengaku, malam tersebut dia dibangunkan oleh adiknya yang mengaku mendengar tangisan bayi. Karena penasaran dirinya lalu mengecek ke depan kiosnya dan ternyata benar ada bayi yang sedang menangis.

    “Awalnya terdengar sudara tangisan dan pas di cek ternyata itu berasal dari sesosok bayi,” ucapnya.

    Saat ditemukan bayi itu sedang menangis. Posisinya terlentang di tanah hanya beralaskan sehelai kain parnel dan kain selimut yang dalam kondisi terbuka. Dia dan warga menduga bayi itu sengaja dibuang orangtuanya. Namun sejauh ini warga maupun petugas dari Kepolisian Sektor Kuningan, belum mendapat gambaran asal-usul  bayi tersebut.

    Dari pemeriksaan bidan desa bayi itu diperkirakan baru berusia dua atau tiga hari. Itu diketahui salah satunya dari sisa potongan tali ari-arinya yang masih melekat kuat di pusar. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kuningan Ujang Saputra menyebutkan, kasus ini masih dalam proses penyelidikan di tingkat Polsek Kuningan.

    “Kami masih menelusuri siapa orang tua dari bayi itni, sementara bayi tersebut dirawat di tempat pemilik kios beras,” terangnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Zakat Warga Jabar mencapai Rp236 Miliar
    Aher Imbau Warga Jabar Budayakan Sedekah
    Selama Ramadan dan Lebaran, Jabar Kondusif
    Idul Fitri 2017 Jatuh pada Minggu (25/6/2017)
    Meresahkan, Puluhan Juru Parkir Liar Diamankan
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.