web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    World Gone Mad Album Terakhir Suicidal Tendencies

    World Gone Mad Album Terakhir Suicidal Tendencies

    JuaraNews – Kabar mengejutkan datang dari band trash metal kawakan, Suicidal Tendecies. World Gone Mad yang dirilis pada 2016 merupakan album terakhir dari band yang terbentuk di Venice, California, Amerika Serikat pada 1980 ini.

    Album tersebut merupakan satu-satunya karya Suicidal Tendencies yang dikerjakan bersama Dave Lombardo, mantan dramer band Slayer dan Dead Cross. "World Gone Mad, menjadi album terakhir kami. Saya tak berpikir membuat rekaman lain," kata Mike Muir, vokalis Suicidal Tendencies.

    Suicidal Tendencies merupakan band veteran sejak 1980-an. Personel asli band dengan hits War Inside My Head ini adalah, Mike Muir (vokal), Mike Ball (gitar), Carlos "Egie" Egert (dram), dan Mike Dunnigan (bas).

    Namun setelah bubar pada 1995, personel asli Suicidal Tendencies yang tersisa hanyalah Mike Muir. Saat ini Suicidal Tendencies dimotori oleh Mike Muir (vokal), Dean Pleasants (gitar) yang bergabung sejak 1996, Jeff Pogan (gitar), dan Ra Diaz (bas), dan Dave Lombardo (dramer).

    Suicidal Tendencies sukses sejak meluncurkan album Suicidal Tendecies pada 1983 dengan single, Institutionalized. Sukses kembali diraih Suicidal Tendencies sejak merilis single Welcome to Venice (1985) yang disusul kemudian dengan album kedua Join the Army pada 1987. Suicidal Tendencies mendunia setelah mereka teken kontrak dengan Epic Records pada 1988.

    Mereka menelurkan tiga album sekaligus, How Will I Lough Tomorrow When I Can’t Even Smile Today (1988), Controlled by Hatred/Feel Like Shit..Deja Vu (1989), dan Lights...Camera...Revolution! (1990).

    Pada 1992, Suicidal Tendencis merilis The Art of Rebellion. Album ini sangat sukses di seluruh dunia dengan tiga hits, Asleep at the Wheel, Nobody Hears, dan I’ll Hate You Better. Setelah menelur dua album berikutnya, Still Cyco After All These Years dan Suicidal for Life, Suicidal Tendencies bubar pada 1995.

    Pada 1996, Suicidal Tendencies kembali menggebrak panggung dengan personel baru Rocky George (gitar), Robert Trujillo (bas), dan Jimmy DeGrasso (dram). Dengan personel baru itu, Suicidal merilis album kompilasi Controlled By Hatred/Feel Like Shit...Deja Vu. Setelah Robert Trujillo hengkang dan memilih bergabung bersama Metallica, band Suicidal kembali vakum sampai 2013. (*)

     

    Oleh: akbar aulia / bar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Bagi Demiz, Dunia Akting Merupakan Ladang Ibadah
    Main di Mata Dewa, Chelsea Belajar Logat Jawa
    JOOX Maksimalkan Potensi Musisi Independen
    PT Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Dilan 1990
    Inspirasi Riko Mocca Hasilkan Single Teman Sejati
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Pilih Pemimpin yang Amanah
      Pilih Pemimpin yang Amanah

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 yang akan dihelat pada 27 Juni 2018, kini sudah memasuki tahapan kampanye.